TTS SEJARAH
Across
- 4. Sejarah adalah catatan dari apa yang telah dipikirkan, dikatakan, dan diperbuat oleh manusia. Ahli sejarah yang menyebutkan itu adalah
- 8. Bapak sosiologi yang mengejek sejarah sebagai "penata batu bata" adalah
- 13. Pada tahun 1960an, para ahli sejarah mulai meninggalkan narasi sejarah yang bersifat epik nasionalistik, dan memilih menggunakan narasi kronologis yang lebih
- 14. Herodotus, abad ke-5 SM ahli sejarah Yunani dalam masyarakat Barat dianggap sebagai "Bapak Sejarah" dan bersama dengan kontemporer
- 15. Melalui sejarah, manusia juga bisa memprediksi atau merancang
- 16. Peristiwa yang terjadi sebelum catatan tertulis disebut
- 17. Kritik ekstern adalah kritik yang pertama kali harus dilakukan oleh sejarawan saat dia menulis karyanya, terutama jika sumber sejarah tersebut berupa
- 18. Ahli sejarah terkadang memperdebatkan sifat sejarah dan kegunaannya dengan membahas studi tentang ilmu sejarah sebagai tujuan itu sendiri dan sebagai cara untuk memberikan
- 19. Setiap tulisan, catatan, dan kisah sejarah dituliskan berdasarkan kejadian atau peristiwa pada
Down
- 1. ilmu yang meneliti dan mengurai informasi sejarah berdasarkan sistem kepercayaan dan filsafat adalah
- 2. sejarah dapat dipelajari dari sudut pandang
- 3. masalah waktu penting dalam memahami satu peristiwa, maka para sejarawan cenderung mengatasi masalah ini dengan membuat
- 5. Karena lingkup sejarah sangat besar, maka perlu dilakukan
- 6. Ahli sejarah dari Prancis memperkenalkan metode sejarah yang menggunakan sejumlah besar data dan informasi untuk menelusuri kehidupan orang-orang dalam sejarah yaitu metode sejarah
- 7. Kata Sejarah lebih dekat pada bahasa Yunani yaitu historia yang berarti
- 9. Melalui kejadian-kejadian di masa lalu, manusia bisa memahami apa yang semestinya dilakukan untuk
- 10. Wawancara juga dipakai sebagai sumber sejarah. Namun perlu pula sejarawan bertindak kritis baik dalam pemilahan
- 11. Para sarjana yang menulis tentang sejarah disebut
- 12. Penelitian sejarah juga bergantung pada
- 20. . istilah yang diterapkan pada tulisan-tulisan yang dianggap bersifat historis tetapi menyimpang dari konvensi historiografis standar sehingga melemahkan kesimpulannya adalah sejarah