KERJASAMA INTERNASIONAL
Across
- 4. kerangka berpikir, pola, atau model pandangan umum tentang suatu hal yang memengaruhi cara seseorang memahami, menafsirkan, dan menyelesaikan masalah
- 7. studi tentang bagaimana faktor geografis (letak, sumber daya, topografi) memengaruhi kebijakan, strategi, dan kekuasaan politik suatu negara atau wilayah, sering dipahami sebagai "cara pandang" untuk mencapai tujuan nasional dengan memanfaatkan keunggulan geografisnya
- 8. cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya, mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah, bangsa, serta kebudayaan, dengan landasan Pancasila dan UUD 1945, demi mencapai tujuan nasional dengan melihat Indonesia sebagai satu kesatuan yang utuh, bukan sekumpulan wilayah terpisah
- 9. pandangan yang menekankan bahwa realitas hubungan internasional, seperti identitas negara, kepentingan, dan norma, tidak bersifat alami tetapi dibentuk secara sosial melalui interaksi, ide, dan makna bersama, bukan hanya kekuatan material
- 10. bidang studi yang mempelajari hubungan antarnegara, isu-isu global, dan dinamika politik, ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan
Down
- 1. negara sebagai aktor utama, fokus pada kekuatan (power), dan kepentingan nasional (national interest) dalam sistem internasional yang anarkis (tanpa otoritas global)
- 2. proses membangun bisnis, ekonomi, dan budaya yang lebih saling terhubung di seluruh dunia dengan mengintegrasikan sistem ekonomi.
- 3. Landasan pemikiran yang menekankan kerjasama,demokrasi serta interdependensi sebagai jalan perdamaian dan kemakmuran.
- 5. organisasi regional yang beranggotakan 10 negara di Asia Tenggara untuk memajukan ekonomi, sosial, dan budaya serta menjaga perdamaian dan stabilitas regional. Didirikan pada 8 Agustus 1967 di Bangkok oleh 5 negara pendirinya
- 6. kesepakatan integrasi ekonomi antar negara anggota ASEAN untuk menciptakan pasar tunggal dan basis produksi regional, memfasilitasi aliran bebas barang, jasa, investasi, modal, dan tenaga kerja terampil guna meningkatkan daya saing dan kesejahteraan di kawasan Asia Tenggara dalam menghadapi ekonomi global. Tujuannya adalah menjadikan ASEAN sebagai kawasan yang lebih stabil, kompetitif, dan terintegrasi secara ekonomi, yang diwujudkan melalui pilar-pilar seperti pasar tunggal, daya saing tinggi, pemerataan ekonomi, dan integrasi global.