Rashya Nathan Pratama - Ruang 34

123456789101112131415161718192021222324252627282930
Across
  1. 3. Area terbangun dengan struktur dan jalan-jalan, sebagai suatu permukiman terpusat pada suatu area dengan kepadatan tertentu.
  2. 6. Keadaan yang tidak stabil.
  3. 9. Dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
  4. 13. Sikap saling menghargai perbedaan.
  5. 14. Upaya untuk memasukkan semua individu atau kelompok ke dalam kehidupan sosial dan ekonomi, mengurangi kesenjangan sosial.
  6. 17. Masyarakat yang hanya terdiri dari satu suku dan satu ras.
  7. 18. Pandangan filsafat politik dan moral yang didasarkan pada kebebasan, persetujuan dari yang diperintah dan persamaan di hadapan hukum.
  8. 19. Sikap boros dan berlebihan dalam membeli suatu barang yang menyebabkan kemiskinan.
  9. 20. Upaya mempertahankan pandangan yang hanya menguntungkan diri sendiri.
  10. 22. Penanaman modal yang dilakukan oleh seorang individu ataupun kelompok.
  11. 23. Istilah yang digunakan untuk menjelaskan pandangan tentang ragam kehidupan di dunia.
  12. 26. Seseorang yang tidak memiliki pekerjaan.
  13. 27. Sistem ekonomi di mana perdagangan, industri dan alat-alat produksi dikendalikan oleh pemilik swasta dengan tujuan memperoleh keuntungan dalam ekonomi pasar.
  14. 28. Kondisi meratanya sumber daya, peluang, dan hak di masyarakat.
  15. 29. Wilayah geografis yang terletak di luar kota besar dan kecil.
  16. 30. Proses dimana pola kehidupan masyarakat meniru gaya budaya Barat seperti gaya berpakaian, tingkah laku, maupun kebudayaan.
Down
  1. 1. Sistem sosial yang menganggap laki-laki lebih istimewa dibanding perempuan.
  2. 2. Selompok yang mendiami suatu wilayah.
  3. 4. Kondisi kesejahteraan fisik, mental, dan sosial yang lengkap.
  4. 5. Perlakuan tidak adil yang dilakukan oleh suatu golongan terhadap golongan lain.
  5. 7. Kondisi tidak meratanya sumber daya, hak, dan peluang dalam masyarakat.
  6. 8. Ideologi yang berkenaan dengan filsafat, politik, sosial, dan ekonomi yang berdasarkan kepemilikan bersama alat produksi dan tidak adanya kelas sosial, uang, dan negara.
  7. 10. Bahasa inggris dari "kesetaraan".
  8. 11. Masyarakat yang terdiri dari berbagai suku, hal ini dapat diartikan sama dengan masyarakat plura atau pluralistik.
  9. 12. Politik yang menjual harga lebih murah kepada negara lain dibandingkan negara sendiri.
  10. 15. Tempat melakukan pembelajaran dan pengajaran.
  11. 16. Suatu kejahatan yang terjadi di masyarakat.
  12. 21. Sikap tidak menghargai perbedaan.
  13. 23. Perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain.
  14. 24. Ciri-ciri fisik dari sebuah ras, etnis, dan suku bangsa.
  15. 25. Proses pengubahan sikap dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pembelajaran.