KESETARAAN DAN HARMONISASI SOSIAL
Across
- 2. Pengelompokan masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial secara horizontal, seperti ras, etnis atau suku bangsa, klan, agama, profesi, dan jenis kelamin
- 4. Suatu sistem stratifikasi sosial dalam masyarakat, di mana lapisan- lapisan yang ada lebih bersifat tetap dan tidak terjadi perubahan-perubahan secara vertical
- 5. Suatu kondisi di mana individu hidup sejalan dan serasi dengan tujuan masyarakatnya.
- 7. Suatu sistem stratifikasi dalam masyarakat di mana setiap warga masyarakat dapat secara bebas berusaha memperbaiki dan meningkatkan stratanya
- 8. Ideologi yang mengagungkan perbedaan budaya atau sebuah keyakinan yang mengakui dan mendorong terwujudnya pluralism budaya sebagai suatu corak kehidupan Masyarakat
- 9. Penggolongan warga masyarakat ke dalam kelompok- kelompok tertentu secara bertingkat-tingkat (hierarki). Itulah sebabnya kita dapat mengenal kelas- kelas dalam kehidupan masyarakat, yaitu kelas atas, kelas menengah, dan kelas bahwa. Pada dasarnya stratifikasi sosial atau pelapisan terjadi karena adanya sesuatu yang dihormati dan dihargai dalam kehidupan Masyarakat
- 15. Jika terjadi tumpang tindih parameter (tolok ukur) dan mengakibatkan penguatan identitas penguatan identitas keanggotaan dalam sebuah kelompok sosial.
- 16. SOSIAL Struktur status dan peran dalam suatu masyarakat yang bersifat abstrak, yang didalamnya terdapat struktur secara vertikal maupun struktur secara horizontal
- 17. Kelompok suatu kategori keturunan unilineal yang anggota-anggotanya menghubungkan keturunannya secara patrilineal atau matrilineal dengan seorang leluhur pertama.
- 18. Kelompok orang berkecukupan yang sudah dapat memenuhi kebutuhan pokok (primer), misanya sandang, pangan, dan papan. Keadaan golongan kelas ini secara umum tidak akan sama dengan keadaan kelas atas
- 19. Pengelompokan manusia berdasarkan warna kulit dan fisik tubuh tertentu yang diturunkan secara turun temurun
Down
- 1. Suatu masyarakat yang menganut sistem nilai yang berbeda di antara berbagai kesatuan sosial yang menjadi anggotanya sehingga para anggota masyarakat tersebut kurang memiliki loyalitas terhadap masyarakat secara keseluruhan, kurang memiliki homogenitas kebudayaan atau bahkan kurang memiliki dasar-dasar untuk memahami satu sama lain.
- 3. Sejumlah orang yang memiliki persamaan ras dan warisan budaya yang membedakan mereka dengan kelompok lainnya.
- 6. Jika keanggotaan dalam kelompok-kelompok sosial yang ada bersifat menyilang (berpotongan
- 10. Kelompok orang miskin yang masih belum dapat memenuhi kebutuhan primer. Golongan kelas bawah biasanya terdiri atas pengangguran, buruh kecil, dan buruh tani
- 11. Sistem stratifikasi yang membatasi kemungkinan berpindah strata pada bidang tertentu, tetapi membiarkan untuk melakukan perpindahan lapisan pada bidang lain
- 12. Citra kaku mengenai kelompok ras atau budaya lain tanpa memperhatikan kebenaran dari citra tersebut. Stereotipe merupakan jalan pintas pemikiran yang dilakukan secara intuitif oleh manusia untuk menyederhanakan hal-hal yang kompleks dan membantu dalam pengambilan keputusan secara cepat. Stereotipe dapat berupa prasangka positif dan juga negatif, dan kadang- kadang dijadikan alas an untuk melakukan tindakan diskriminatif
- 13. Kelompok orang yang memiliki kekayaan banyak, yang dapat memenuhi segala kebutuhan hidup bahkan secara berlebihan. Golongan kelas ini dapat dilihat dari pakaian yang dikenakan, bentuk rumah, gaya hidup yang dijalankan, dan lain-lain.
- 14. Tata politik sosial di mana semua orang yang berada dalam suatu masyarakat atau kelompok tertentu memiliki status yang sama. Setidaknya, kesetaraan sosial mencakup hak yang sama di bawah hukum, merasakan keamanan, memperoleh hak suara, mempunyai kebebasan untuk berbicara dan berkumpul, dan sejauh mana hak tersebut tidak merupakan hak-hak yang bersifat atau bersangkutan secara personal.