Kesetaraan dan perbedaan sosial dalam masyarakat

123456789101112131415161718192021222324
Across
  1. 3. sistem pelapisan terbuka
  2. 5. hak untuk diperlakukan istimewa
  3. 6. sosial pola perilaku, tanggung jawab, dan harapan yang ditentukan oleh masyarakat bagi individu yang menduduki status atau posisi tertentu
  4. 8. sikap berprasangka terhadap kelompok lain
  5. 12. pengelompokkan berdasarkan ciri fisik tertentu
  6. 14. munculnya anggapan bahwa mereka merupakan kelompok yang paling baik
  7. 16. perbedaan yg ditandai denga bentuk tubuh
  8. 17. kedudukan sosial yang diperoleh seseorang sejak lahir secara otomatis, tanpa usaha atau prestasi pribadi, berdasarkan faktor pewarisan seperti ras, suku, jenis kelamin, atau keluarga (bangsawan
  9. 18. sistem kepercayaan/keyakinan yang dianut oleh manusia untuk menjadi pedoman hidup
  10. 19. sistem pelapisan sosial ditandai dengan garis pemisah yang tegas dan kaku
  11. 20. kelompok sosial yg membatasi pergualan dengan kelas sosial dibawahnya
  12. 22. sikap menghargai dan menerima perbedaan (suku, agama, pendapat, budaya, dll.)
  13. 23. pengelompokkan masyarakat ke dalam kelas kelas secara vertikal
  14. 24. sikap atau kelompok yang sangat terikat pada sekte, mazhab, atau faksi tertentu
Down
  1. 1. kondisi ideal dalam masyarakat di mana individu dan kelompok hidup rukun, selaras, dan damai dengan saling menghargai perbedaan
  2. 2. nilai moral dan etika yang melekat pada diri seseorang, mencakup integritas, martabat, harga diri, dan reputasi baik di mata masyarakat
  3. 3. pembedaan masyarakat secara horizontal
  4. 4. pola hubungan dan susunan masyarakat yang teratur,
  5. 7. paham yang menganggap hal-hal yang dibawa sejak kecil (seperti suku, ras, agama, tradisi, kebiasaan) sangat penting dan melekat, yang dapat memperkuat identitas kelompok tetapi juga bisa menimbulkan prasangka atau konflik jika berlebihan, yaitu dengan merasa kelompok sendiri lebih baik daripada kelompok lain.
  6. 9. teori perbedaan antara laki laki dan perempuan bukanlah alami melainkan hasil dari konstruksi sosial dan budaya
  7. 10. keyakinan atau semangat yang berlebihan dan tidak kritis terhadap suatu hal (agama, politik, idola, dll.), seringkali disertai penolakan keras terhadap pandangan lain dan merasa hanya pandangannya yang benar.
  8. 11. kondisi di mana semua individu dalam masyarakat memiliki status, hak, kebebasan, dan kesempatan yang sama untuk berkembang, tanpa diskriminasi berdasarkan latar belakang
  9. 13. hak untuk melaksanakan kehendak orang lain
  10. 15. anggapan atau praktik yang menempatkan suatu kelompok atau individu pada posisi lebih rendah, kurang penting, atau dinomorduakan
  11. 21. hak untuk dihormati dan dihargai