MANAJEMEN RANTAI PASOK & HUBUNGAN PELANGGAN ANISA SAPITA DEWI 22411051
Across
- 8. Proses mengklaim produk rusak.
- 12. Pemantauan posisi barang secara real time.
- 13. Ukuran pencapaian organisasi.
- 16. Perpaduan antara rencana penjualan dan produksi.
- 17. Kajian terhadap data besar untuk mendukung keputusan.
- 19. Proses menilai kinerja pemasok.
- 20. Tampilan visual data untuk keputusan.
- 23. Lama waktu dari pemesanan hingga barang diterima.
- 24. Proses mengembalikan dana pelanggan.
- 31. transportasi dan pengelolaan pergerakan barang.
- 34. Audit kualitas produk.
- 36. Penentuan langkah untuk menyeimbangkan permintaan–penawaran.
- 37. Media pencatat transaksi loyalitas pelanggan.
- 39. Komitmen pelanggan tetap menggunakan produk tertentu.
- 41. Peristiwa yang mengacaukan aliran pasokan.
- 42. Sistem ERP sumber terbuka.
- 45. Sarana digital untuk akses data pelanggan.
- 46. Barang yang dikembalikan ke pemasok.
- 49. Aktivitas pembuatan barang.
- 51. Pengaturan moda dan rute pengiriman.
- 53. Jumlah barang yang tersedia untuk dijual.
- 55. Faktor yang membuat perusahaan unggul.
- 56. Sistem perusahaan yang berbasis cloud.
- 57. Aktivitas menjaga mutu tetap sesuai standar.
- 59. Pengelompokan pelanggan menjadi beberapa segmen.
- 60. Proses menentukan pemasok terbaik.
- 61. Pemantauan kualitas produksi.
- 62. Tempat penyimpanan data pelanggan secara terpusat.
- 63. Proses memastikan barang sampai ke pelanggan.
- 64. Usaha mengurangi biaya tanpa menurunkan kualitas.
- 65. Pihak yang membeli barang untuk digunakan.
- 66. Proses penggabungan sistem agar terhubung.
- 68. Proses memperoleh bahan baku dari pemasok.
- 69. Persepsi pelanggan terhadap seluruh proses layanan.
- 71. Proses mengembalikan barang dari pelanggan.
- 72. Pengiriman barang tanpa melalui gudang.
- 73. Evaluasi bahaya dalam rantai pasok.
- 74. Penentuan sasaran pelanggan tertentu.
Down
- 1. Upaya menjaga pelanggan tetap bertahan.
- 2. Layanan yang diberikan kepada pelanggan.
- 3. Transaksi bisnis antara dua perusahaan.
- 4. Keajegan data dalam proses bisnis.
- 5. Sistem otomatis untuk komunikasi dan pemasaran.
- 6. Pengolahan data untuk mendapatkan wawasan bisnis.
- 7. Persediaan tambahan untuk antisipasi permintaan.
- 9. Keterkaitan antara perusahaan dengan pelanggan.
- 10. Kemampuan melihat seluruh aliran informasi.
- 11. Tempat penyimpanan barang sebelum dikirim ke pelanggan.
- 14. Pola atau kebiasaan pembelian pelanggan.
- 15. Penyesuaian layanan sesuai kebutuhan pelanggan.
- 16. Permintaan barang dari pelanggan.
- 18. Pendekatan produksi dengan kedatangan material tanpa jeda.
- 21. Sistem yang mengintegrasikan fungsi perusahaan.
- 22. Biaya keseluruhan kepemilikan produk.
- 25. Benefit yang diterima pelanggan setia.
- 26. Layanan setelah pembelian.
- 27. Penentuan kebutuhan bahan.
- 28. Nilai total pelanggan selama masa hubungan.
- 29. Pendekatan penggunaan banyak jalur penjualan.
- 30. Usaha meningkatkan efisiensi operasional.
- 32. Kolaborasi antar perusahaan dalam rantai pasok.
- 33. Pesanan yang tidak dapat dipenuhi karena stok habis.
- 35. Pengelolaan komunikasi dengan pelanggan.
- 38. Proses memprediksi permintaan masa depan.
- 40. Alat pengumpulan data kepuasan pelanggan.
- 43. Hadiah/benefit bagi pelanggan setia.
- 44. Proses menyalurkan produk dari pabrik ke konsumen.
- 47. Pihak yang menyediakan barang/bahan.
- 48. Bidang yang mengelola arus dana perusahaan.
- 50. Informasi atau feedback dari pelanggan.
- 51. Penyamaan rencana dengan operasi.
- 52. Pengaturan produk di toko.
- 54. Pengelompokan pelanggan berdasarkan karakteristik.
- 58. Kesepakatan waktu pelayanan.
- 60. Upaya meminimalkan pemborosan.
- 61. Aktivitas merencanakan kebutuhan bahan produksi.
- 64. Metode perbaikan kualitas dan pengurangan cacat.
- 67. Pemindahan barang ke tujuan.
- 68. Proses pemrosesan dan pengiriman pesanan.
- 70. Persepsi pelanggan terhadap kualitas layanan.