Pengantar Ilmu Sosiologi

123456789101112131415
Across
  1. 3. Tindakan menyusun rencana terarah di masa mendatang untuk mencegah timbulnya gangguan dan kesulitan sosial sebelum terjadi.
  2. 8. Tokoh pencetus teori konflik sosial, menjelaskan perubahan masyarakat akibat pertentangan golongan pemilik modal dan pekerja.
  3. 9. Kegiatan mengumpulkan dan mengolah data secara sistematis untuk menemukan fakta sosial, dasar dari penyusunan kebijakan dan pemecahan masalah.
  4. 10. Peristiwa di Inggris yang membawa perubahan cepat, kemiskinan, kesenjangan, dan menjadi salah satu latar utama kelahiran sosiologi: Revolusi ….
  5. 11. Sifat sosiologi yang menyusun kerangka konsep, hubungan sebab-akibat serta penjelasan yang tersusun secara logis dan sistematis.
  6. 13. Ilmu yang mempelajari hubungan antarmanusia, interaksi, serta gejala yang muncul dari kehidupan bermasyarakat.
  7. 14. Tokoh yang mendalami kajian gejala sosial, solidaritas masyarakat, serta menganalisis penyebab perilaku menyimpang dan angka bunuh diri secara ilmiah.
  8. 15. Sifat sosiologi yang hanya menjelaskan kenyataan apa adanya, tidak menilai baik atau buruk menurut pandangan pribadi peneliti.
Down
  1. 1. Peristiwa besar yang mengguncang tatanan kehidupan, meruntuhkan nilai lama dan memicu kebutuhan ilmu untuk memahami perubahan masyarakat: Revolusi ….
  2. 2. Tokoh yang menekankan pentingnya makna subjektif dan tujuan di balik perilaku individu yang disebut sebagai tindakan sosial.
  3. 4. Bapak ilmu sosiologi, mengembangkan pendekatan ilmiah positif dan gagasan perencanaan kehidupan masyarakat yang teratur.
  4. 5. Tokoh yang mengembangkan teori fungsionalisme, memandang masyarakat sebagai satu kesatuan sistem yang saling terhubung dan menjaga keseimbangan.
  5. 6. Karakteristik sosiologi yang artinya pengetahuannya dibangun dengan menambah, melengkapi, dan menyempurnakan hasil penelitian sebelumnya.
  6. 7. Segala cara bertindak, berpikir, berperasaan yang ada di luar individu, memiliki kekuatan memaksa dan menjadi objek utama kajian sosiologi.
  7. 12. Ciri sosiologi yang seluruh penjelasannya didasarkan pada pengamatan nyata, fakta yang dapat dibuktikan, bukan sekadar dugaan atau khayalan.