PH PELFAR (SEDIAAN CAIR)_XI_LPKKK_R
Across
- 1. obat suspensi ini sering digunakan untuk mengobati tukak lambung
- 4. Kemampuan atau jumlah suatu zat terlarut untuk larut dalam suatu pelarut tertentu
- 8. Bentuk sediaan cair
- 10. Kelarutan 1 g zat dalam 100 – 1000 ml pelarut
- 12. Cairan yang ditambahkan ke dalam formulasi sediaan larutan untuk meningkatkan kelarutan obat yang sukar larut dalam air.
- 14. Bentuk sediaan obat cair yang mengandung partikel tidak larut dalam bentuk halus yang terdispersi dalam medium cair, namun kondisi partikel yang tidak larut ini tetap terdistribusi rata dalam fase cair.
- 18. Emulsi yang mempunyai fase dalam air dan fase luar minyak
- 21. Dalam batasan emulsi, medium dispersi sebagai fase…
- 22. Pada emulsi sering ditumbuhi mikroorganisme
- 23. Amoksisilina dapat dibuat menjadi suspensi…
- 26. agent Untuk membuat suatu emulsi yang stabil, perlu fase ketiga atau bagian ketiga dari emulsi, yakni…
- 28. Pemisahan fase-fase dan dapat terjadi akibat perubahan zat pengemulsi, pelarut, mikroba, suhu, atau pembentukan krim.
- 29. Contoh larutan parenteral
Down
- 1. Peristiwa di mana suatu zat tertentu memiliki kelarutan yang lebih tinggi dibandingkan dengan zat utama sehingga menyebabkan penurunan kelarutan zat utama
- 2. Zat terlarut disebut…
- 3. Sirup kering
- 5. Sediaan yang berupa larutan steril, jernih, bebas zat asing, isotonis, digunakan untuk membersihkan mata
- 6. Kelarutan 1 g zat dalam 1 – 10 ml pelarut
- 7. Penambahan natrium benzoat / natrium salisilat untuk meningkatkan kelarutan senyawa…
- 9. Pelarut disebut…
- 11. Sistem dua fase yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan lain dalam bentuk tetesan kecil
- 13. Emulsi yang mempunyai fase dalam minyak dan fase luar air
- 15. sediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang terlarut di dalam pelarut.
- 16. Penyatuan tetesan kecil menjadi tetesan besar dan akhirnya menjadi satu fase tunggal yang memisah
- 17. Peristiwa di mana suatu zat tertentu memiliki kelarutan yang lebih rendah dibandingkan zat utama sehingga menyebabkan peningkatan kelarutan zat utama
- 19. Dalam batasan emulsi, fase terdispersi dianggap sebagai fase…
- 20. Contoh larutan topikal
- 24. Obat suspensi ini sering digunakan untuk sakit maag
- 25. Kelarutan 1 g zat dalam 10 – 30 ml pelarut
- 27. Mikroorganisme yang dapat menguraikan bahan pengemulsi non ionik dan anionik, gliserin, dan sejumlah bahan penstabil alam seperti tragakan dan gom guar