prakarya dan kewirausahaan
Across
- 1. Fungsi utama kemasan untuk melindungi produk dari kerusakan fisik, mekanis, dan biologis
- 3. Faktor eksternal negatif berupa ancaman, hambatan, atau risiko dari luar yang dapat merugikan keberlangsungan usaha
- 5. Mesin, alat, atau teknologi yang digunakan untuk mempermudah dan mempercepat proses produksi serta pengemasan
- 6. Faktor internal negatif berupa kelemahan atau keterbatasan yang ada pada suatu usaha atau produk
- 9. Kemudahan dalam proses penyimpanan, pengangkutan, dan distribusi produk berkat adanya kemasan
- 10. Wadah atau pembungkus yang membantu mencegah atau mengurangi kerusakan pada bahan yang dikemas
- 11. Bahan kemasan kaku yang terbuat dari kaleng atau aluminium, sangat baik untuk melindungi produk dari cahaya dan udara
- 13. Bahan kemasan tradisional yang bersifat fleksibel, mudah didaur ulang, namun kurang tahan terhadap air
- 14. Faktor eksternal positif berupa peluang, tren, atau kesempatan di luar usaha yang dapat dimanfaatkan untuk berkembang
Down
- 1. Jenis bahan kemasan fleksibel yang terbuat dari polimer sintetik dan sangat populer karena ringan serta murah
- 2. Target pasar atau wilayah pemasaran tempat produk yang sudah dikemas akan dijual kepada konsumen
- 4. Aspek visual pada kemasan yang berfungsi untuk menarik perhatian dan minat beli konsumen
- 5. Bahan baku atau bahan pendukung yang diolah menjadi produk jadi siap kemas dalam proses produksi
- 7. Keterangan berupa teks atau gambar pada kemasan yang menjelaskan isi, komposisi, dan cara penggunaan produk
- 8. Lapisan kemasan kedua yang berfungsi melindungi kemasan primer, biasanya berupa kotak karton luar,
- 12. Metode, teknik, atau SOP (Standar Operasional Prosedur) yang digunakan sebagai pedoman kerja dalam pembuatan produk