Puisi Rakyat

123456789101112131415161718
Across
  1. 3. Puisi rakyat dua baris bersajak a-a yang memiliki hubungan sebab-akibat dan berisi nasihat.
  2. 5. Sifat karya puisi rakyat yang pengarang atau penciptanya tidak diketahui secara pasti.
  3. 7. Pesan moral, ajaran, atau petunjuk kebaikan yang terkandung di dalam puisi rakyat.
  4. 8. Deretan kata yang tersusun secara mendatar dalam satu bait puisi.
  5. 10. Dua baris pertama dalam pantun yang berfungsi sebagai pengantar rima dan bayangan.
  6. 11. Puisi rakyat empat baris bersajak a-a-a-a yang berasal dari Arab dan seluruh barisnya berupa isi.
  7. 12. Peran baris kedua pada gurindam yang berisi jawaban, balasan, atau penyelesaian.
  8. 15. Puisi rakyat empat baris bersajak a-b-a-b yang terdiri atas dua baris sampiran dan dua baris isi.
  9. 16. Puisi rakyat yang sering disebut pantun kilat karena hanya terdiri atas dua baris.
  10. 17. Persamaan bunyi akhir kata pada baris-baris puisi rakyat.
  11. 18. Peran baris pertama pada gurindam yang berisi syarat, janji, atau persoalan.
Down
  1. 1. Cara penyampaian atau penyebaran puisi rakyat yang diturunkan secara lisan dari mulut ke mulut.
  2. 2. Kebiasaan atau adat budaya masyarakat yang menjadi akar lahirnya puisi rakyat.
  3. 4. Puisi rakyat seperti pantun yang memiliki jumlah baris genap lebih dari empat baris.
  4. 6. Kata-kata atau ucapan magis yang dipercaya memiliki kekuatan gaib dalam puisi rakyat.
  5. 8. Kelompok baris yang menyatu membentuk satu kesatuan dalam puisi rakyat.
  6. 9. Puisi rakyat berupa pantun berkait yang baris kedua dan keempatnya dipakai kembali di bait berikutnya.
  7. 11. Unit ucapan pembentuk kata yang jumlahnya dibatasi sekitar delapan hingga dua belas dalam tiap baris.
  8. 13. Baris-baris dalam puisi rakyat yang mengandung pesan, maksud, atau inti cerita.
  9. 14. Pesan mendalam yang ingin disampaikan oleh pembuat puisi rakyat kepada pendengarnya.