Ragam Kelompok Sosial
Across
- 2. Kelompok besar yang hubungannya bersifat formal, impersonal, dan terbatas pada tujuan tertentu.
- 6. Solidaritas yang muncul pada masyarakat industri yang memiliki pembagian kerja kompleks (Durkheim).
- 9. Informasi yang belum tentu benar dan sering menjadi pemicu perilaku kolektif.
- 15. Kelompok di mana seseorang secara fisik dan administratif tercatat sebagai anggota.
- 17. Kerumunan yang bersifat heterogen, tidak terorganisir, dan seringkali dipicu oleh isu tertentu.
- 18. Hubungan sosial yang bersifat kontraktual, mekanis, dan berdasarkan kepentingan (Patembayan).
- 19. Proses perubahan dan perkembangan dalam hubungan antaranggota kelompok sosial.
- 20. Dasar pembentukan kelompok sosial yang didorong oleh kesamaan tujuan praktis.
- 21. Salah satu bentuk perilaku kolektif yang dipicu oleh rasa takut luar biasa secara tiba-tiba.
- 22. Kelompok yang memiliki peraturan tegas dan sengaja diciptakan untuk mengatur hubungan anggotanya.
- 24. Kelompok sosial yang terorganisir secara formal dan memiliki tujuan spesifik.
Down
- 1. Oknum yang memicu munculnya perilaku agresif dalam sebuah kerumunan.
- 2. Isu sensitif yang seringkali memicu konflik dalam keberagaman kelompok sosial.
- 3. Kelompok yang digunakan seseorang sebagai standar atau acuan dalam membentuk kepribadian.
- 4. Kehadiran orang-orang secara fisik dalam jumlah banyak namun bersifat sementara.
- 5. Aturan tidak tertulis yang menjaga keteraturan di dalam kelompok sosial.
- 7. Perilaku yang dilakukan secara bersama-sama, spontan, dan sering kali tidak terstruktur.
- 8. Istilah Tonnies untuk kelompok sosial yang diikat oleh hubungan batin yang murni dan alami (Paguyuban).
- 10. Solidaritas pada masyarakat yang masih sederhana dan cenderung homogen.
- 11. Kelompok kecil yang anggotanya memiliki hubungan dekat, personal, dan langgeng (Contoh: Keluarga).
- 12. Kerumunan yang terbentuk karena adanya pusat perhatian yang sama, namun tidak terencana (Contoh: Menonton kecelakaan).
- 13. Kelompok sosial di mana individu mengidentifikasikan dirinya dan merasa memiliki kedekatan.
- 14. Perilaku kolektif yang merusak fasilitas umum secara bersama-sama.
- 16. Kelompok yang bukan merupakan kesatuan fisik, tetapi dihubungkan melalui media komunikasi.
- 23. Kelompok yang dianggap sebagai lawan atau di luar lingkaran kelompok sendiri.