sejarah
Across
- 2. alasan utama mengapa kabinet pada masa demokrasi parlementer sering kali jatuh dan berganti karena kehilangan dukungan dari parlemen.
- 3. nama kabinet terakhir yang menjabat pada masa demokrasi parlementer sebelum sistem tersebut berakhir pada tahun 1959.
- 6. sistem pemerintahan yang dijalankan oleh indonesia pada tahun 1949 hingga 1959, di mana kekuasaan eksekutif bertanggung jawab kepada parlemen dan sering terjadi pergantian kabinet.
- 8. lembaga legislatif yang memiliki wewenang membuat undang-undang bersama pemerintah serta menjadi tempat wakil rakyat menyampaikan aspirasi.
- 10. lembaga legislatif hasil pemilu 1955 yang bertugas untuk menyusun undang-undang dasar baru bagi indonesia.
- 11. sistem politik yang diterapkan pada masa demokrasi parlementer, di mana banyak partai politik memiliki kebebasan untuk berdiri dan ikut dalam pemerintahan.
- 14. keputusan penting yang dikeluarkan oleh presiden soekarno pada tahun 1959 untuk mengakhiri masa demokrasi parlementer dan memberlakukan kembali uud 1945.
- 15. bentuk negara indonesia pada masa berlakunya konstitusi ris, yang menunjukkan bahwa indonesia terdiri dari beberapa negara bagian yang bersatu dalam satu ikatan federal.
- 17. tanggal diberlakukannya konstitusi ris yang menandai perubahan bentuk negara indonesia menjadi negara serikat.
- 19. sistem pemerintahan yang kembali diterapkan setelah berakhirnya masa demokrasi parlementer melalui dekrit presiden 1959.
- 20. tahun berakhirnya masa demokrasi parlementer di indonesia, ditandai dengan dikeluarkannya dekrit presiden oleh soekarno pada 5 juli.
- 21. partai politik terbesar yang berideologi islam pada masa demokrasi parlementer dan memiliki pengaruh besar dalam perpolitikan indonesia.
- 24. presiden indonesia yang memimpin selama masa demokrasi parlementer dan menjadi tokoh penting dalam berbagai perubahan sistem pemerintahan.
- 26. perdana menteri yang memimpin kabinet yang berhasil menyelenggarakan pemilu 1955 dengan tertib dan sukses.
- 27. nama lain dari kabinet terakhir pada masa demokrasi parlementer, yaitu kabinet djuanda, yang dikenal sebagai kabinet karya.
Down
- 1. istilah untuk susunan pemerintahan yang sering jatuh karena adanya mosi tidak percaya dari parlemen pada masa sistem parlementer.
- 4. kabinet yang kemudian digantikan oleh kabinet djuanda setelah tidak lagi mendapat kepercayaan dari parlemen.
- 5. PULUH jumlah perkiraan partai politik yang mengikuti pemilu 1955, mencerminkan banyaknya keberagaman ideologi politik di indonesia saat itu.
- 6. lembaga negara yang memegang kekuasaan tertinggi pada masa demokrasi parlementer, tempat para wakil rakyat menjalankan fungsi legislatif.
- 7. BURUH partai yang banyak mewakili kepentingan kalangan pekerja, petani, dan buruh pada masa demokrasi parlementer.
- 9. kabinet pertama yang terbentuk setelah berlakunya uud sementara 1950 dan dipimpin oleh mohammad natsir dari partai masyumi.
- 12. partai nasional indonesia yang didirikan oleh soekarno dan menjadi partai berhaluan nasionalis pada masa demokrasi parlementer.
- 13. sebutan lain dari masa demokrasi parlementer di indonesia karena memberikan kebebasan besar kepada partai-partai politik untuk berpendapat dan berkompetisi.
- 16. tahun diselenggarakannya pemilu pertama di indonesia, yang menjadi tonggak penting dalam sejarah demokrasi indonesia.
- 18. lembaga yang dipilih dalam pemilu pertama untuk menyusun dan menetapkan undang-undang dasar baru bagi indonesia.
- 19. partai sosialis indonesia yang berasaskan sosialisme dan menjadi salah satu kekuatan politik penting pada masa demokrasi parlementer.
- 21. nama perdana menteri pertama indonesia setelah diberlakukannya konstitusi ris pada tahun 1949, yang juga dikenal sebagai wakil presiden pertama indonesia.
- 22. lembaga pemerintahan yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab kepada parlemen dalam sistem parlementer.
- 23. 1950 konstitusi yang mulai berlaku sejak 17 agustus 1950 dan menjadi dasar hukum bagi pelaksanaan pemerintahan parlementer di indonesia.
- 25. nama kabinet yang memiliki masa jabatan paling singkat selama masa demokrasi parlementer akibat ketidakstabilan politik dan seringnya mosi tidak percaya.