sistem koordinasi manusia (khumairah dan aura natasya)

12345678910111213141516171819
Across
  1. 2. Hormon yang diproduksi oleh Pankreas, berfungsi menurunkan kadar glukosa dalam darah.
  2. 3. Hormon yang diproduksi oleh Pankreas, berfungsi menaikkan kadar glukosa dalam darah.
  3. 4. Kelenjar yang terletak di leher, menghasilkan hormon tiroksin yang mengatur metabolisme tubuh.
  4. 9. Serabut pendek pada neuron yang bertugas menerima rangsangan dari lingkungan atau neuron lain dan menghantarkannya ke badan sel.
  5. 12. Organ yang berfungsi ganda (endokrin dan eksokrin); sebagai kelenjar endokrin menghasilkan hormon insulin dan glukagon yang mengatur kadar gula darah.
  6. 14. Celah atau titik temu antara ujung akson satu neuron dengan dendrit atau badan sel neuron berikutnya, tempat terjadinya transmisi impuls.
  7. 16. Struktur di dasar otak yang berperan penting dalam Homeostasis, mengatur suhu tubuh, rasa lapar dan haus, siklus tidur, dan mengontrol Kelenjar Hipofisis.
  8. 17. Gerak cepat dan tak disadari (involunter) sebagai respons terhadap rangsangan tertentu, jalurnya disebut lengkung refleks.
  9. 18. Pigmen fotosensitif yang ditemukan di sel batang retina mata, berfungsi dalam penglihatan pada kondisi cahaya redup (malam hari).
Down
  1. 1. Zat kimia yang dilepaskan di celah sinapsis untuk menghantarkan impuls dari satu neuron ke neuron berikutnya atau ke sel efektor.
  2. 5. Kemampuan sistem koordinasi tubuh untuk mempertahankan kondisi internal yang relatif stabil, meskipun terjadi perubahan di lingkungan luar.
  3. 6. Struktur atau sel saraf yang sensitif terhadap jenis rangsangan tertentu dan berfungsi menerima rangsangan.
  4. 7. Jaringan anyaman serabut saraf yang saling berhubungan, biasanya ditemukan di Sistem Saraf Tepi (SST).
  5. 8. Kumpulan badan sel saraf (neuron) yang terletak di luar Sistem Saraf Pusat (SSP), berfungsi sebagai stasiun pemancar atau pusat relay impuls.
  6. 10. Struktur di otak tengah yang berfungsi sebagai stasiun pemancar atau pusat relay utama untuk semua informasi sensorik (kecuali penciuman) yang menuju ke Korteks Serebri.
  7. 11. Sel atau organ, umumnya otot atau kelenjar, yang melakukan respons setelah menerima impuls dari sistem saraf (misal: kontraksi otot).
  8. 12. Unit struktural dan fungsional terkecil dari sistem saraf, berfungsi menghantarkan impuls saraf.
  9. 13. Pusat kendali utama sistem saraf yang mengatur seluruh aktivitas tubuh, mulai dari berpikir, emosi, hingga gerakan.
  10. 15. Selubung lemak yang membungkus sebagian besar akson, berfungsi mempercepat hantaran impuls saraf.
  11. 19. Zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin yang disekresikan ke aliran darah dan memengaruhi sel target tertentu.