TEKA TEKI HIKAYAT 40

1234567891011121314151617181920212223242526272829303132333435363738
Across
  1. 2. Utusan resmi raja yang dikirim untuk menyampaikan pesan ke kerajaan lain.
  2. 6. Nilai yang berhubungan dengan etika budi pekerti dan tingkah laku manusia.
  3. 8. Sifat tokoh hikayat yang memiliki kekuatan luar biasa atau supranatural.
  4. 10. Karya sastra Melayu klasik berbentuk prosa yang berisi cerita undang-undang dan silsilah.
  5. 11. Konflik fisik antarkerajaan yang sering memuncak di tengah cerita.
  6. 14. Cara penyebaran hikayat pada zaman dahulu dari mulut ke mulut.
  7. 15. Bentuk karya sastra yang digunakan dalam penulisan hikayat bukan berbentuk puisi.
  8. 17. Kata klasik yang digunakan untuk memulai babak baru atau berarti selanjutnya.
  9. 20. Nilai dalam hikayat yang memberikan pembelajaran hidup atau pendidikan bagi pembaca.
  10. 22. Pasukan tentara kerajaan yang sering muncul dalam pertempuran di hikayat.
  11. 23. Benda pusaka keramat yang sering memberikan kekuatan ajaib bagi pemiliknya.
  12. 25. Kejadian luar biasa yang dialami tokoh karena pertolongan Tuhan.
  13. 26. Harta atau persembahan yang wajib diberikan kerajaan kecil kepada kerajaan besar.
  14. 27. Istri dari seorang raja dalam cerita kerajaan Melayu klasik.
  15. 28. Sebutan untuk ahli nujum atau dukun peramal nasib di lingkungan istana.
  16. 31. Ciri hikayat yang latar ceritanya berpusat pada kehidupan keluarga istana.
  17. 35. Jalur atau rangkaian peristiwa yang membentuk sebuah jalinan cerita.
  18. 36. Karakteristik hikayat yang memiliki bentuk dan struktur cerita yang tetap atau kaku.
  19. 37. Latar tempat utama yang mendominasi jalannya cerita hikayat.
  20. 38. Jenis kata-kata kuno atau zaman dulu yang sering ditemukan dalam teks hikayat.
Down
  1. 1. Jenis alur linear yang paling sering digunakan dalam penulisan cerita hikayat.
  2. 2. Sifat teks hikayat yang bertujuan mendidik pembacanya melalui teladan tokoh.
  3. 3. Garis keturunan keluarga raja yang sering diceritakan di awal hikayat.
  4. 4. Karakteristik hikayat yang ceritanya tidak logis atau tidak bisa dinalar akal.
  5. 5. Cara pengarang meletakkan dirinya dalam cerita atau sudut pandang.
  6. 7. Nilai yang berkaitan dengan ajaran agama dan keyakinan kepada Tuhan.
  7. 9. Kata arkais yang sering digunakan sebagai penghubung berarti lalu atau maka.
  8. 12. Tokoh pemimpin tertinggi dalam kerajaan yang sering menjadi tokoh utama.
  9. 13. Prediksi masa depan oleh ahli nujum yang sering menjadi penggerak cerita.
  10. 16. Nilai yang berkaitan dengan norma hubungan antarmanusia di masyarakat.
  11. 18. Karakter tokoh hikayat yang cenderung hitam putih seperti selalu baik atau selalu jahat.
  12. 19. Watak buruk tokoh antagonis yang sering iri pada keberhasilan tokoh utama.
  13. 21. Ciri hikayat yang berarti nama pengarangnya tidak diketahui secara jelas.
  14. 24. Nilai yang berkaitan dengan keindahan seni atau keindahan bahasa dalam cerita.
  15. 25. Fungsi utama hikayat bagi masyarakat zaman dahulu saat waktu senggang.
  16. 29. Kegiatan adat formal yang sering digambarkan saat pernikahan atau penobatan raja.
  17. 30. Proses penulisan hikayat yang baru dilakukan setelah masa tradisi lisan berlalu.
  18. 32. Gagasan utama atau ide pokok yang mendasari seluruh isi cerita hikayat.
  19. 33. Sifat karakter pengikut atau pengawal raja yang patuh sampai mati.
  20. 34. Nilai yang berhubungan dengan adat istiadat leluhur atau kebiasaan suatu suku.