Teka Teki SHELANG

12345678910111213141516171819202122
Across
  1. 4. Serangan terhadap sistem teknologi informasi perusahaan yang bertujuan untuk mengganggu operasional, merusak sistem, serta mengakibatkan hilangnya atau bocornya data penting dan rahasia perusahaan (Bahasa Inggris)
  2. 7. Setiap kejadian yang tidak direncanakan dan tidak diinginkan yang menyimpang dari kondisi operasi normal, termasuk namun tidak terbatas pada shutdown, kebocoran, overhaul, dan kejadian lainnya
  3. 9. Peralatan yang wajib digunakan oleh tenaga kerja untuk mengurangi risiko paparan bahaya keselamatan dan kesehatan kerja yang berasal dari lingkungan kerja
  4. 10. Suatu pengkajian sistematis terhadap suatu pekerjaan untuk mengidentifikasi bahaya yang ada di setiap tahap pekerjaan tersebut, melakukan evaluasi risiko dan merinci proteksi yang sesuai terhadap bahaya tersebut untuk mengeliminasi atau mengendalikan risikonya
  5. 14. Fungsi yang bertugas untuk membantu President Director & CEO dalam mengatasi krisis (Bahasa Inggris)
  6. 15. Metode pendekatan yang terencana dan terorganisir untuk mengenali potensi risiko serta permasalahan operasional dalam suatu proses atau sistem
  7. 19. Suatu elemen dalam sistem manajemen perusahaan yang dirancang untuk mengelola risiko pekerjaan guna mewujudkan kondisi kerja yang aman, efektif, produktif, serta mendukung perlindungan lingkungan
  8. 20. Kesepakatan hukum yang menetapkan struktur kerja sama antar anggota konsorsium dalam pelaksanaan suatu proyek, termasuk pengaturan tanggung jawab, kontribusi, manajemen, dan pembagian hasil (Bahasa Inggris)
  9. 22. Simulasi keadaan darurat yang dilakukan secara berkala untuk melatih respons individu dan organisasi terhadap potensi keadaan darurat, guna memastikan bahwa prosedur tanggap darurat dapat dilaksanakan secara efektif, cepat, dan aman (Bahasa Inggris)
Down
  1. 1. Fungsi yang memberikan arahan strategis bisnis, dukungan, mengelola bisnis, dan isu yang berhubungan dengan reputasi (Bahasa Inggris)
  2. 2. Bidang yang berfokus pada pencegahan penyakit akibat kerja, pemeliharaan kesehatan pekerja, serta pengendalian risiko kesehatan yang timbul dari aktivitas kerja dan lingkungan kerja (bahasa inggris)
  3. 3. Sistem daring yang digunakan untuk melaksanakan penilaian kualifikasi Penyedia Barang/Jasa secara terpusat dan terintegrasi antar KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama), serta sebagai basis data hasil penilaian kualifikasi yang mencakup aspek administrasi, K3LL, dan data kualifikasi lainnya, dengan bukti kelulusan berupa Sertifikat Pengganti Dokumen Administrasi (SPDA)
  4. 5. Badan usaha atau bentuk usaha tetap yang secara resmi ditunjuk oleh Pemerintah untuk melaksanakan kegiatan eksplorasi dan pengelolaan sumber daya migas
  5. 6. Prinsip tata kelola organisasi atau pemerintahan yang dijalankan secara transparan, akuntabel, bertanggung jawab, adil, dan patuh terhadap hukum untuk mencapai tujuan secara efektif dan berkelanjutan (Bahasa Inggris)
  6. 8. Pelepasan suatu bahan (material) dari sistem, peralatan, atau wadahnya ke lingkungan yang tidak semestinya, baik dalam bentuk cair, gas, uap, maupun padatan, yang berpotensi menimbulkan bahaya terhadap manusia, aset, dan lingkungan (Bahasa Inggris)
  7. 11. Batas nilai atau parameter yang ditetapkan perusahaan sebagai dasar penetapan tingkat kedaruratan suatu insiden dengan mempertimbangkan dampak pada aspek keselamatan manusia, finansial, lingkungan, dan reputasi
  8. 12. Entitas berupa badan usaha, individu, atau konsorsium yang berperan sebagai penyedia barang dan/atau jasa, termasuk pihak yang mengikuti proses tender maupun yang melaksanakan kontrak kerja
  9. 13. Pemeriksaan kesehatan terencana yang dilakukan secara periodik untuk memantau kondisi kesehatan tenaga kerja, mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini, serta mencegah penyakit akibat kerja (Bahasa Inggris)
  10. 16. Pimpinan yang memiliki kewenangan tertinggi di lokasi kejadian darurat untuk mengoordinasikan dan mengendalikan Tim Tanggap Darurat (ERT) serta menyampaikan informasi dan laporan kepada Pusat Kendali Keadaan Darurat (ECC)
  11. 17. Melakukan tanggap darurat secepatnya dalam insiden, kebakaran, penyelamatan, medis, tumpahan minyak, dll
  12. 18. Pernyataan kebijakan pimpinan puncak perusahaan yang memuat komitmen dalam menjamin keselamatan dan kesehatan kerja, pengelolaan lingkungan kerja, serta pelestarian lingkungan hidup
  13. 21. Kegiatan orientasi awal yang bertujuan memberikan informasi terkait K3LL, tata tertib kerja, potensi bahaya, serta prosedur tanggap darurat agar setiap individu dapat bekerja dengan aman