TEKS HIKAYAT

12345678910111213141516171819202122232425262728
Across
  1. 2. Nilai religi dalam hikayat yang tecermin dari perilaku tokoh saat berdoa, bersedekah, atau berpasrah kepada Tuhan.
  2. 3. Sifat teks hikayat yang tidak diketahui secara jelas nama pengarang atau penulis aslinya.
  3. 5. Karakteristik tokoh dalam hikayat yang memiliki kekuatan luar biasa atau kemampuan magis di luar manusia biasa.
  4. 6. Karya sastra Melayu klasik berbentuk prosa yang berisi cerita, undang-undang, silsilah, atau keagamaan.
  5. 7. Bagian akhir dari struktur cerita hikayat yang memuat kesimpulan atau amanat eksplisit dari pengarang.
  6. 9. Sifat alur dan penokohan hikayat yang cenderung kaku, tetap, dan tidak banyak mengalami perkembangan.
  7. 11. Sistem pemerintahan yang menjadi latar budaya dan politik terbesar dalam seluruh kisah hikayat.
  8. 12. Simbol alam yang sering dijadikan latar waktu pagi atau metafora keagungan wajah seorang putri kerajaan.
  9. 14. Pertentangan utama dalam hikayat yang biasanya melibatkan perebutan takhta kerajaan atau melawan kejahatan raksasa.
  10. 15. Kata arkais yang memiliki makna kain merah yang biasanya dipakai untuk ikat pinggang atau selendang.
  11. 18. Cara berpikir dalam hikayat yang tidak menyandarkan peristiwa pada logika ilmiah melainkan pada keajaiban atau mitos.
  12. 20. Nilai atau fungsi dalam hikayat yang bertujuan untuk memberikan pelajaran moral dan pendidikan bagi pembacanya.
  13. 21. Bagian struktur awal teks hikayat yang berisi ringkasan atau gambaran umum inti cerita.
  14. 23. Bagian struktur teks hikayat yang mulai memunculkan urutan peristiwa yang menyebabkan timbulnya masalah.
  15. 24. Tahapan struktur hikayat di mana jalan keluar atau penyelesaian dari konflik utama mulai ditemukan.
  16. 25. Kegiatan adat di lingkungan istana hikayat seperti pesta pernikahan tujuh hari tujuh malam atau pelantikan raja baru.
  17. 26. Cara penyebaran awal cerita hikayat dari mulut ke mulut sebelum akhirnya dibukukan dalam bentuk tulisan.
  18. 28. Istilah pembantu raja atau menteri kerajaan yang sering muncul sebagai tokoh pendukung dalam cerita hikayat.
Down
  1. 1. Kata kuno dalam hikayat yang sering digunakan di awal kalimat sebagai penanda transisi peristiwa yang berarti selanjutnya.
  2. 4. Latar tempat atau pusat penceritaan hikayat yang biasanya berfokus pada kehidupan keluarga kerajaan.
  3. 6. Kata arkais dalam teks hikayat yang memiliki arti lalu, maka, atau setelah itu.
  4. 8. Pelaku dalam hikayat yang sering kali berupa raja, permaisuri, pangeran, dewa, atau makhluk ajaib.
  5. 10. Jenis kata-kata kuno atau zaman dulu yang sering digunakan dalam teks hikayat, seperti hatta, syahdan, dan sebermula.
  6. 13. Pola hubungan sebab-akibat atau urutan jalan cerita yang dalam hikayat umumnya bersifat maju.
  7. 14. Salah satu ciri hikayat di mana banyak peristiwa atau unsur cerita yang tidak logis atau tidak masuk akal.
  8. 16. Nilai sosial berupa tindakan merawat alam atau menanam kembali pohon yang sering disisipkan pada hikayat bertema lingkungan.
  9. 17. Bentuk tulisan naratif yang digunakan dalam hikayat, bukan berbentuk puisi atau bait.
  10. 19. Pola penokohan yang seragam atau hitam putih dalam hikayat, misalnya tokoh baik selalu baik dan tokoh jahat selalu jahat.
  11. 22. Sifat penyampaian dalam hikayat yang cenderung mendidik atau memberikan petuah-petuah moral secara jelas.
  12. 27. Unsur ekstrinsik berupa prinsip, norma, atau pelajaran hidup yang terkandung di dalam teks hikayat.