TTS 5
Across
- 5. Penggunaan kata yang terlalu luas, mengovergeneralisir maknanya. Seperti anak yang mengatakan bahwa bus yang baru saja dilihat sebegai “mobil”
- 6. Dalam teori ekuitas, kontribusi yang diberikan Karya wan terhadap perusahaan
- 9. Tahapan perkembangan pre-natal di usia 8 minggu sejak konsepsi hingga lahir. Dikarakteristikkan dengan perubahan yang begitu cepat dan kompleks; ketika diferensiasi organ-organ inti mulai muncul.
- 10. Bentuk organisasi yang sangat terstruktur serta memiliki karakteristik yang dirincikan Max Weber: division of labor, delegation of authority, span of control, line versus staff
- 12. Berkembang dari ajaran Buddha, yaitu kapasitas manusia untuk melampaui keinginan dan penderitaan serta melihat segala sesuatu dengan jelas sebagaimana adanya.
- 15. Pelatihan yang terus berlanjut bahkan setelah trainee telah memenuhi kriteria yang diperlukan untuk suatu keterampilan. Tujuannya adalah agar orang tersebut mengonsolidasi pengalaman dan pengetahuan barunya sehingga dapat diaplikasikan di luar kepala (automaticity).
- 17. Sistem urutan kata dalam frasa/kalimat. Seperti, bagaimana di Indonesia urutannya S+P+O+K.
- 18. Salah satu dari 5 kebutuhan manusia menurut Fromm, yaitu untuk bangkit dari keberadaan pasif mereka dengan menciptakan atau menghancurkan kehidupan.
- 20. Spesialis yang khusus mempelajari tentang penuaan, sehingga proses penuaan tidak dianggap sebagai periode penurunan (decline), namun sebagai periode perkembangan di mana ada area yang berkembang dan ada area yang memang menurun.
- 21. Prosedur di mana saksi dari suatu kejahatan ditujukan beberapa orang tersangka, dan saksi diminta untuk mengidentifikasi tersangka.
- 22. Prosedur yang dilakukan di akhir penelitian di mana partisipan diberikan informasi lengkap tentang penelitian serta hipotesis apa yang sedang diuji di penelitian tersebut.
- 24. Sebuah bias di mana ada kecenderungan untuk mengatribusikan hasil yang positif ke faktor internal, sementara hasil yang negatif diatribusikan ke peristiwa atau faktor eksternal.
- 25. Campuran perasaan ketika mengakhiri atau kehilangan sesuatu yang berharga. Perasaan ini dapat dialami siapapun, terlepas dari usianya.
Down
- 1. Reaksi negatif terhadap upaya orang lain yang mengurangi kebebasasan diri sendiri, yaitu mereka membuat kita meyakini/melakukan sesuatu yang mereka inginkan.
- 2. Prasangka dan diskriminasi terhadap orang yang lebih tua/lansia.
- 3. Bicara pada diri sendiri yang terjadi di masa kanak-kanak, berguna untuk mengarahkan pikiran dan tindakan. Seiring berjalannya waktu, verbalisasi ini diinternalisasi menjadi inner speech. Bentuk bicara ini memuncak di usia 9 tahun. Piaget (collective monologue dan egocentric speech) dan Vygotsky memiliki pandangan yang berkebalikan terhadap konotasi dan sifat dari bentuk bicara ini.
- 4. Prinsip bahwa perkembangan terjadi dari tengah tubuh ke daerah luar. Misalnya, kemampuan anak untuk menggunakan tangan terjadi lebih dulu sebelum ahli menggunakan jari.
- 7. Perilaku di mana individu menyocokkan perilakunya dengan tindakan orang lain. Umumnya terjadi karena rasa belongingness.
- 8. Kecenderungan neurotik yang kuat untuk membenci diri sendiri
- 11. halo Ketika karyawan menunjukkan performa dengan tingkat yang sama di seluruh dimensi.
- 13. Mendidik anak berkebutuhan khusus di kelas reguler untuk sebagian atau seluruh hari sekolah. Ini adalah bentuk pertama dari least restrictive environment, sebelum akhirnya berkembang menjadi integrasi dan inklusi.
- 14. Salah satu dari tiga jenis safeguarding tendency utama Adler. Safeguarding tendency ini yang paling lazim, ditandai dengan pola-pola kalimat “Ya, tapi...” atau “Coba saja...”
- 16. Pemikiran pada anak TK; dicirikan dengan penggunaan penalaran primitif dan kegigihan mereka dalam memperoleh pengetahuan tentang dunia
- 19. Bentuk latihan formal dari OJT, di mana trainee belajar dengan membantu karyawan yang sudah berpengalaman.
- 23. Salah satu dimensi keberanian yang ditunjukkan dengan tetap adanya motivasi dan tetap berkembang dalam situasi yang menantang/sulit.