tts bahasa indonesia

123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142434445464748495051
Across
  1. 4. — Sarana komunikasi tertulis untuk menyampaikan informasi kepada pihak lain.
  2. 7. — Pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak.
  3. 8. — Kalimat yang memiliki kemampuan menimbulkan kembali gagasan pada pendengar atau pembaca.
  4. 11. — Cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting.
  5. 13. — Cerminan, pantulan, atau ungkapan kesan setelah mempelajari sesuatu.
  6. 16. — Rumus atau aturan yang menjadi patokan (misal: kaidah kebahasaan).
  7. 18. — Pengulangan bunyi yang berselang, baik di dalam larik sajak maupun pada akhir larik.
  8. 19. — Tanya jawab dengan seseorang yang diperlukan tolak ukur informasinya (narasumber).
  9. 20. — Pokok pikiran atau dasar cerita yang diangkat oleh pengarang.
  10. 23. — Kecaman atau tanggapan yang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu karya.
  11. 26. — Ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.
  12. 27. — Penilaian atau kupasan mendalam terhadap suatu karya (sinonim resensi).
  13. 28. — Pernyataan utama atau posisi penulis dalam awal teks eksposisi atau debat.
  14. 30. — Puncak ketegangan atau titik tertinggi dalam alur cerita.
  15. 32. — Alasan yang dipakai untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat.
  16. 33. — Cetakan yang berisi keterangan tentang suatu perusahaan atau produk (media informasi).
  17. 36. — Kata atau ungkapan penghubung antar-kata, frasa, klausa, atau kalimat.
  18. 38. — Percakapan antara dua orang atau lebih dalam naskah drama atau cerita.
  19. 40. — Keterangan, petunjuk, atau fakta yang menguatkan kebenaran suatu pernyataan.
  20. 43. — Susunan atau bangunan bagian-bagian teks yang membentuk kesatuan utuh.
  21. 46. — Keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerita.
  22. 47. — Motto atau frasa pendek yang dipakai dalam bidang politik, komersial, dan lainnya untuk mudah diingat.
  23. 48. — Pemasukan atau pengenalan hal-hal baru; pembaruan.
  24. 49. — Gambar, foto, atau lukisan untuk memperjelas isi buku, karangan, dan sebagainya.
  25. 50. — Gaya bahasa kiasan untuk menghidupkan efek tertentu (misal: metafora, personifikasi).
  26. 51. — Pendapat, pikiran, atau pendirian seseorang terhadap sesuatu.
Down
  1. 1. — Berita pesanan untuk mendorong dan membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang/jasa.
  2. 2. — Pertimbangan atau pembicaraan tentang suatu buku (ulasan buku).
  3. 3. — Lukisan pasang surut suatu keadaan dengan garis atau gambar (data visual).
  4. 5. — Jenis surat atau media yang menggunakan alat aliran listrik (misal: surel).
  5. 6. — Karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang berisi cerita undang-undang atau sejarah.
  6. 9. — Rekaan; khayalan; cerita yang tidak berdasarkan kenyataan sebenarnya.
  7. 10. — Keadaan atau peristiwa yang merupakan kenyataan; sesuatu yang benar-benar ada.
  8. 12. — Pandang posisi pengarang dalam membawakan suatu cerita (misal: sudut pandang orang pertama).
  9. 14. — Komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui akting.
  10. 15. — Hasil pemikiran atau ide pokok yang mendasari suatu paragraf.
  11. 16. — Cerita bergambar yang umumnya mudah dicerna dan lucu.
  12. 17. — Kegiatan menuangkan gagasan ke dalam bentuk tulisan.
  13. 21. — Tanda khas yang membedakan sesuatu dari yang lain.
  14. 22. — Daftar buku, barang dagangan, atau daftar nama lain yang tersusun secara sistematis.
  15. 24. — Bagian pemecahan masalah dalam struktur teks cerita inspiratif atau cerita pendek.
  16. 25. — Pelaku yang memegang peran penting dalam suatu cerita atau drama.
  17. 26. — Amanat atau nasihat yang disampaikan pengarang melalui karyanya.
  18. 29. — Bentuk puisi lama yang terdiri atas sampiran dan isi dengan rima a-b-a-b.
  19. 31. — Bagian pendahuluan atau kata pendahuluan dalam drama atau karya sastra.
  20. 33. — Sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh anggota masyarakat.
  21. 34. — Adu argumen antara dua pihak atau lebih secara perorangan maupun kelompok.
  22. 35. — Rangkaian peristiwa yang menjalin suatu cerita (sinonim: plot).
  23. 37. — Simpulan berdasarkan data atau informasi yang tersedia.
  24. 39. — Teks yang menggambarkan objek secara jelas dan rinci berdasarkan penginderaan.
  25. 41. — Hasil ciptaan atau buatan (misal: karya sastra, karya ilmiah).
  26. 42. — Kepala karangan, buku, atau bab yang menyiratkan maksud atau isi tertentu.
  27. 44. — Peringkasan atau inti dari sebuah teks laporan atau rekon.
  28. 45. — Teks atau cerita yang memaparkan rangkaian kejadian secara kronologis.
  29. 49. — Pemberitahuan; kabar atau berita tentang sesuatu.