TTS BMM A
Across
- 4. alat untuk menyuntikkan anestesi
- 5. pemeriksaan radiografi tiga dimensi untuk lokalisasi impaksi
- 8. flap yang hanya melibatkan mukosa
- 10. bagian gigi yang digunakan sebagai batas pengambilan tulang saat odontektomi
- 17. gigi tambahan yang dapat menyebabkan kekurangan ruang erupsi
- 19. flap yang memiliki dua insisi vertikal divergen sehingga menyerupai trapesium
- 22. klasifikasi impaksi gigi m3 rb berdasarkan angulasi adalah klasifikasi menurut
- 24. flap yang melibatkan mukosa hingga periosteum
- 25. proses memasukkan larutan anestesi
- 27. injeksi pada ligamen periodontal
- 33. penumpukan cairan akibat kerusakan jaringan pasca operasi
- 34. rangsangan fisik yang dapat menimbulkan nyeri
- 35. kelainan bentuk akar yang dapat menyebabkan impaksi
- 38. komplikasi yang risikonya berkurang dengan teknik split
- 39. flap harus dibuat cukup lebar untuk mempertahankan
- 42. pemindahan gigi dari satu lokasi ke lokasi lain pada individu yang sama
- 48. golongan anestesi lokal yang mencakup lidocaine
- 51. penutup pada kedua sisi cartridge
- 53. jalur penghantar nyeri lambat
- 54. tindakan membuka jalan erupsi gigi impaksi yang dipertahankan
- 55. cedera saraf dengan kerusakan akson
- 56. indikasi dilakukan odontektomi adalah adanya keradangan pada jaringan di sekitar mahkota gigi impaksi yang disebut
- 60. flap yang memperoleh suplai darah dari dasar jaringan
- 61. teori yang menyatakan penyebab impaksi karena pengaruh hormon
- 63. jalur penghantar nyeri cepat
- 66. sayatan pembedahan untuk membuka jaringan
- 68. prosedur menghilangkan rasa sakit
- 70. posisi impaksi kaninus rahang atas yang paling sering ditemukan
- 73. tindakan sebelum deponir
- 75. cedera saraf paling ringan
- 77. penyatuan akar dengan tulang yang menghambat erupsi
- 81. impaksi dengan sumbu tegak lurus bidang oklusal
- 82. teknik radiografi untuk menentukan posisi bukal atau palatal gigi impaksi
- 83. impaksi dengan arah mahkota menuju mesial
- 84. komplikasi akibat hilangnya bekuan darah pada soket
- 85. bagian pegangan pada syringe
Down
- 1. impaksi dengan posisi terbalik
- 2. flap dengan desain berbentuk setengah lingkaran yang sering digunakan pada bedah periapikal
- 3. golongan anestesi lokal yang mencakup procaine
- 6. pressure type syringe untuk anestesi intraligamen
- 7. sifat alat yang hanya digunakan sekali
- 9. istilah lain dry socket
- 11. struktur yang menerima rangsangan nyeri
- 12. flap yang memiliki satu insisi vertikal pelepas sehingga membentuk tiga sisi
- 13. wadah silindris berisi larutan anestesi
- 14. jenis penghantaran impuls pada saraf bermielin
- 15. ukuran besar kecil lumen jarum
- 16. prosedur bedah untuk mengeluarkan gigi impaksi
- 18. proses penutupan luka dengan benang jahit
- 20. satuan ukuran diameter jarum
- 21. gigi yang paling sering mengalami impaksi
- 23. selubung saraf yang mempercepat hantaran impuls
- 26. radiografi untuk menilai resorpsi akar gigi tetangga
- 28. proses penghantaran impuls nyeri
- 29. tindakan membilas daerah operasi dengan cairan steril
- 30. kerusakan yang memicu timbulnya rasa nyeri
- 31. cedera saraf paling berat dengan gangguan permanen
- 32. posisi impaksi kaninus mandibula yang lebih sering ditemukan
- 36. instrumen yang digunakan untuk mengangkat flap dari tulang
- 37. tujuan utama jahitan adalah mendekatkan tepi
- 40. bahan tambahan yang memperpanjang efek anestesi
- 41. alat yang digunakan untuk membuat insisi
- 43. stimulus nyeri akibat perubahan suhu
- 44. sensasi tidak menyenangkan akibat jejas jaringan
- 45. penyimpangan arah jarum saat penetrasi
- 46. stimulus nyeri akibat zat tertentu
- 47. impaksi dengan sumbu sejajar bidang oklusal
- 49. nama lain selongsong pada syringe
- 50. penurunan aliran darah yang meningkatkan nyeri
- 52. bur yang digunakan pertama kali untuk mengurangi retensi tulang pada gigi impaksi
- 57. gigi yang impaksinya tiga kali lebih sering di palatal dibanding labial
- 58. kesulitan membuka mulut setelah tindakan bedah
- 59. penumpukan darah di bawah jaringan lunak
- 62. wadah cairan anestesi ukuran dua mililiter
- 64. masuknya udara ke jaringan lunak disebut
- 65. pemeriksaan radiografi yang paling sering digunakan untuk evaluasi impaksi
- 67. komplikasi yang dapat dicegah dengan teknik split karena penggunaan instrumen berlebihan
- 69. cairan steril yang digunakan untuk membilas daerah operasi
- 71. impaksi dengan arah mahkota menuju distal
- 72. klasifikasi impaksi berdasarkan ruang antara ramus ascendens dengan distal gigi m2 rb adalah pell and …
- 74. teknik odontektomi dengan membagi gigi menjadi beberapa bagian sebelum dikeluarkan
- 76. komplikasi berupa perdarahan setelah tindakan bedah
- 78. tindakan membersihkan jaringan granulasi setelah pencabutan
- 79. flap yang dibuat mengikuti margin gingiva tanpa insisi vertikal
- 80. radiografi untuk melihat orientasi horizontal kaninus impaksi