TTS CERPEN 2026
Across
- 6. Pertentangan batin atau emosi yang terjadi di dalam diri seorang tokoh.
- 7. Bagian pengantar atau pendahuluan di awal sebuah cerita.
- 9. Tahapan meredanya ketegangan setelah melewati bagian klimaks cerita.
- 11. Aliran sastra yang menggambarkan kehidupan secara nyata sesuai kenyataan sehari-hari.
- 12. Unsur pembangun cerpen yang berasal dari luar karya sastra.
- 13. Orang atau individu yang menciptakan dan menulis karya sastra cerpen tersebut.
- 15. Bagian penyelesaian atau pemecahan masalah dari konflik yang telah terjadi.
- 16. Percakapan langsung antartokoh yang menghidupkan suasana cerita.
- 17. Posisi atau cara pengarang menempatkan diri dalam menyampaikan cerita.
- 22. Titik puncak ketegangan atau ketidakpastian tertinggi dalam alur cerita.
- 25. Bagian penutup cerita yang berisi kesimpulan atau nasib para tokoh setelah konflik selesai.
- 27. Rangkaian peristiwa yang bergerak secara kronologis dari masa kini ke masa depan.
- 30. Nilai dalam cerpen yang berkaitan dengan akhlak, budi pekerti, atau perbuatan baik-buruk.
- 32. Pesan moral atau nilai luhur yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca.
- 33. Bagian awal cerita yang berisi pengenalan tokoh, latar, dan situasi cerita.
- 34. Nilai dalam cerpen yang berkaitan dengan hubungan antarmanusia di masyarakat.
- 36. Tokoh penengah atau pihak ketiga yang netral dalam sebuah cerita.
- 38. Keadaan psikologis atau perasaan yang tergambar dalam suatu kejadian cerita.
- 40. Watak atau sifat yang dimiliki oleh setiap pelaku dalam cerita.
- 41. Gaya bahasa kiasan yang dipakai untuk memperindah isi cerita.
- 42. Bagian struktur cerpen ketika peristiwa mulai berkembang menuju konflik.
- 44. Keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerita.
- 45. Majas yang menggunakan merek dagang atau atribut untuk menyebut suatu benda.
- 46. Karya sastra yang bersifat khayalan atau tidak berdasarkan kejadian nyata sepenuhnya.
- 47. Sifat penilaian atau pengamatan tokoh yang tidak memihak dan apa adanya.
Down
- 1. Latar belakang riwayat hidup pengarang yang memengaruhi isi cerpen.
- 2. Tokoh penentang atau pelaku yang sering menimbulkan konflik dalam cerita.
- 3. Pandangan pribadi pengarang atau tokoh yang dipengaruhi oleh perasaan sendiri.
- 4. Tokoh utama yang biasanya memiliki sifat baik dan pro terhadap kebaikan.
- 5. Majas yang membiaskan sifat manusia kepada benda mati.
- 6. Bagian penutup atau pesan akhir dari sebuah cerita pendek.
- 8. Bagian puncak atau ketegangan utama yang dialami oleh para tokoh dalam cerita.
- 10. Majas perbandingan yang menyamakan sesuatu dengan hal lain menggunakan kata pembanding.
- 14. Nilai dalam cerpen yang berkaitan dengan adat istiadat, kebiasaan, dan tradisi.
- 18. Rangkaian peristiwa atau jalannya cerita dari awal hingga akhir.
- 19. Tokoh pendukung atau tokoh pembantu yang kehadirannya hanya sebagai pelengkap latar.
- 20. Lokasi fisik atau tempat terjadinya peristiwa dalam cerita pendek.
- 21. Majas yang mengandung pernyataan berlebihan dari kenyataan sebenarnya.
- 22. Benturan fisik atau pertentangan langsung antartokoh dalam cerita.
- 23. Perpaduan antara gerak maju dan mundur dalam penyusunan peristiwa cerita.
- 24. Sudut pandang pengarang yang ikut berperan langsung menggunakan kata "aku".
- 26. Sudut pandang pengarang yang menggunakan kata ganti orang "dia" atau nama orang.
- 28. Rangkaian peristiwa yang menceritakan kembali masa lalu (flashback).
- 29. Pelaku atau pemeran yang mengalami peristiwa di dalam cerita.
- 31. Pilihan kata atau gaya bahasa (majas) yang digunakan pengarang dalam cerita.
- 35. Unsur pembangun cerpen yang berasal dari dalam karya sastra itu sendiri.
- 37. Nilai dalam cerpen yang berkaitan dengan ajaran agama dan keimanan kepada Tuhan.
- 38. Kapan peristiwa dalam cerita itu berlangsung (pagi, siang, malam, tahun tertentu).
- 39. Gagasan utama atau pokok pikiran yang mendasari keseluruhan isi cerita pendek.
- 43. Unsur sosial, budaya, agama, atau moral yang terkandung dalam latar belakang masyarakat.