TTS FIQIH

1234567891011121314151617181920212223242526272829303132333435363738
Across
  1. 3. Perkawinan untuk masa yang ditentukan (kawin kontrak)
  2. 4. Perkawinan Bab 1 dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 berisi tentang
  3. 5. Putusnya akad nikah dari suami atau pengadilan dengan kata talak atau yang sejenisnya, merupakan pengertian
  4. 8. Berdasarkan surat Al-Baqarah ayat 235 cara meminang seorang janda yang masih dalam iddah talak bain atau iddah wafat adalah
  5. 10. wanita yang tidak boleh dinikahi adalah
  6. 15. Istri yang lancar haidnya jika ditalak masa iddahnya adalah
  7. 19. Seorang paman dilarang menikahi keponakannya sendiri karena mereka
  8. 21. Pasangan pengantin yang akan menikah wajib menghadirkan seorang wali dari pihak
  9. 24. Masa menunggu yang diwajibkan kepada perempuan yang dicerai oleh suaminya dan sudah dicampuri disebut
  10. 26. Nikah menurut bahasa adalah al – jamu’ dan al dhamu yang artinya
  11. 27. Ada berapakah rukun nikah
  12. 28. Apabila suami mencerai istrinya yang belum dicampuri dan jumlah mahar itu sudah ditentukan besarnya pada waktu akad, maka suami wajib membayar
  13. 31. Hadis nabi yang menyatakan “Perbuatan halal, tetapi dibenci oleh Allah” adalah
  14. 33. Kriteria calon isteri yang ideal dalam perspektif ajaran islam salah satunya adalah ‘kufu’ yang artinya
  15. 34. Wali yang enggan atau menolak untuk menikahkan perempuan yang dibawah kewaliannya
  16. 35. Bagi warga muslim di Indonesia, dalam urusan pernikahan selain diatur melalui UU NO 1Tahun 1974, juga diatur melalui
  17. 37. Masa iddah bagi wanita yang dicerai
  18. 38. Bagi seorang yang memiliki keinginan untuk menikah dan sudah mempunyai kemampuan, apabila tidak segera menikah dikhawatirkan terjerumus pada perbuatan zina, maka baginya menikah hukumnya
Down
  1. 1. Beberapa ketentuan yang harus dipenuhi agar sebuah pernikahan menjadi sah disebut
  2. 2. Talak yang menyebabkan suami tidak boleh lagi rujuk kepada istri
  3. 6. Sebagai seorang yang beriman hendaknya menikah jika sudah ada kesanggupan dan kemauan. Perintah menikah termakmakjub dalam Alquran surah An Nisa [4] ayat
  4. 7. Pernikahan yang dilakukan dengan tujuan untuk menghalalkan perempuan yang dinikahinya, dinikahi lagi oleh bekas suaminya yang telah mentalak tiga.
  5. 9. Dasar hukum pernikahan
  6. 11. Hukum mengadakan pesta pernikahan (walimah)
  7. 12. Wali yang berhak menikahkan perempuan tanpa terlebih dahulu meminta izin kepadanya
  8. 13. Barang siapa yang sudah memiliki keinginan menikah namun belum memiliki kemampuan, maka hendaknya ia
  9. 14. Pemberian yang wajib diberikan oleh calon suami kepada calon istri, namun tidak termasuk rukun nikah disebut
  10. 16. Menceraikan wanita yang sudah pernah dicampurinya, dan ia diceraikan ketika ia dalam keadaan haid
  11. 17. Menceraikan istri yang di jatuhkan suami karena menyetujui permintaan istrinya,dengan jalan istri membayar tebusan disebut
  12. 18. Ikatan pernikahan bisa lepas jika ucapan talak atau lafal lain yang maksudnya sama dengan talak diucapkan oleh
  13. 20. Apabila seseorang belum pantas untuk menikah, belum perbekalan belum ada, maka hukum nikah baginya
  14. 22. Pernikahan dua jodoh (4 orang) dengan menjadikan kedua perempuan itu sebagai mahar masing-masing
  15. 23. Permintaan atau ajakan seorang laki-laki kepada perempuan atau sebaliknya untuk menikah
  16. 25. Apabila seseorang ditinjau dari segi jasmaniyah dan Rohaniyah sudah matang, tetapi belum mempunyai kesanggupan membiayai istri dan anak mereka, hukum menikah bagi orang tersebut adalah
  17. 29. Hukum menghadiri walimah jika mendapat undangan adalah
  18. 30. Apabila pernikahan telah dilaksanakan dengan sempurna lengkap dengan rukun dan syaratnya tetapi kemudian salah seorang diantara mereka ada yang murtad, hal ini merupakan sebab-sebab terjadinya
  19. 32. Pejabat yang ditunjuk/diberi hak untuk menjadi wali dalam pernikahan karena keadaan dan sebab-sebab tertentu disebut
  20. 36. Pernyataan pernikahan dari pihak calon istri kepada calon suami disebut