TTS SDA GEO

12345678910111213141516171819202122232425
Across
  1. 2. Terbentuk sebagai endapan primer pada batuan granit (timah)
  2. 3. Binatang yang menghasilkan kapur untuk kerangka tubuhnya (koral)
  3. 5. Salah satu sumber alam yang paling banyak dijumpai di Indonesia, karena dianggap sebagai makanan pokok (padi)
  4. 6. Tumbuhan tinggi yang sudah sepenuhnya menyesuaikan diri hidup terendam di dalam laut (padang lamun)
  5. 7. Provinsi yang memiliki luas hutan terkecil pada tahun 2011 dengan luas 16.819 ha (yogyakarta)
  6. 9. Tahap pembentukan batu bara dimana sisa-sisa tumbuhan yang terakumulasi tersimpan dalam kondisi bebas oksigen (anaerobik) di daerah rawa dengan sistem pengeringan yang buruk dan selalu tergenang air pada kedalaman 0,5-10 metermeter (penggabutan)
  7. 10. bahan tambang yang terdiri atas mineral opak yang kemudian tercampur dengan butiran butiran dari mineral non logam (pasir besi)
  8. 14. Kegiatan penyelidikan tentang keadaan mineral tambang beserta kemungkinannya untuk dimanfaatkan secara ekonomis (eksplorasi)
  9. 15. Bahan galian yang terbentuk di dalam diatrema dan dalam bentukan instrusi (gang dan apofisa) (pematit)
  10. 17. Pemanfaatan sumber daya alam dan keindahan alam yang ada jagung potensi sumber daya alam yang banyak disekitar kita (pariwisata)
  11. 19. Bahan galian yang terjadi dari magma dan bertempat di dalam atau berhubungan dan dekat dengan magma (magmatik)
  12. 22. Kegiatan pengambilan barang tambang (eksploitasi)
  13. 23. Kegiatan pengamatan ke daerah yang diperkirakan secara teoritis mempunyai sumber tambang (observasi)
  14. 25. Upaya mempertahankan, dan meningkatkan hutan dan lahan sehingga kehidupan terjaga (rehabilitasi)
Down
  1. 1. Sumber daya alam yang terbentuk dari pelapukan berbagai macam sisa organisme, seperti tumbuhan, hewan, dan jasad-jasad renik yang sudah tertimbun dalam dasar lautan bersama lumpur selama jutaan tahun lamanya (minyak bumi)
  2. 4. Jenis ikan yang banyak ditemukan di wilayah Indonesia bagian timur (cakalang)
  3. 8. Penanaman hutan kembali yang gundul (reboisasi)
  4. 11. Pengelolaan sumber daya alam yang tidak merusak atau mengganggu keseimbangan ekosistem yang dilakukan secara efisien serta mempertimbangkan kelestarian sumber daya alam tersebut (ekoefisien)
  5. 12. Upaya pelestarian lingkungan dengan memperhatikan manfaat yang diperoleh tanpa merubah kualitas lingkungannya (konservasi)
  6. 13. jenis hutan yang memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem lingkungan hidup, sehingga keberadaanya dilindungi (hutan lindung)
  7. 16. Bahan galian yang terbentuk dari resapan magma cair yang membeku di celah-celah struktur lapisan bumi atau pada lapisan yang bersuhu relatif rendah (di bawah 500°C) (hidrotermal)
  8. 18. Bahan yang heterogen, yang mempunyai mineral dengan susunan terutama dari oksida aluminium (bauksit)
  9. 20. Hutan dengan jenis vegetasi sedikit hanya satu atau dua, saat musim hujan daunnya lebat namun saat musim panas akan rontok (musim)
  10. 21. Provinsi yang memiliki hutan terluas pada tahun 2011 dengan luas 40.546.360 ha (papua)
  11. 24. Hutan padang rumput yang diselingi oleh tumbuhan kayu tipe akasia (sabana)