TTS (teka teki silang) Kolonialisme & Imperialisme di Nusantara
Across
- 3. Nama samaran Eduard Douwes Dekker saat menulis kritik Tanam Paksa.
- 5. Hak istimewa yang dimiliki oleh VOC dari pemerintah Belanda.
- 6. Inisiator sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel) pada tahun 1830.
- 7. Pelayaran patroli laut menggunakan kora-kora untuk mengawasi monopoli rempah di Maluku.
- 8. Benua yang ditemukan oleh Christopher Columbus pada tahun 1492.
- 9. Jenis tanaman wajib hasil Tanam Paksa yang sangat laku di pasar internasional.
- 11. Surat perjanjian yang menandai menyerahnya Belanda kepada Inggris pada tahun 1811.
- 13. Jenis rempah utama dari Maluku yang menjadi rebutan bangsa Eropa selain cengkeh.
- 15. Gubernur Jenderal yang membangun Jalan Raya Pos Anyer–Panarukan.
- 19. Sanksi atau hukuman berat bagi kuli/buruh yang melanggar kontrak pada era Politik Pintu Terbuka.
- 21. Pelaut Belanda pertama yang mendarat di Banten pada tahun 1596 tetapi diusir warga lokal.
- 22. Paham ekonomi politik liberal yang diterapkan Raffles melalui sistem Landrent.
- 23. Pelaut Belanda yang mendarat di Banten tahun 1598 dan diterima dengan baik.
Down
- 1. Bangsa Eropa pertama yang berhasil menaklukkan Malaka pada tahun 1511.
- 2. Penjelajah Spanyol yang tewas di Filipina sebelum rombongannya sampai ke Maluku.
- 4. Perjanjian tahun 1494 yang membagi dunia pelayaran menjadi wilayah Barat dan Timur.
- 10. Kebijakan adu domba khas VOC untuk memecah belah kerajaan lokal.
- 12. Undang-undang tahun 1870 yang membuka kran investasi swasta asing di Hindia Belanda.
- 14. Sistem kerja paksa tanpa upah pada masa pemerintahan Daendels.
- 16. Gubernur Jenderal VOC yang memindahkan markas ke Batavia pada tahun 1621.
- 17. Nama kota Jayakarta setelah direbut dan diganti oleh VOC.
- 18. Gubernur Jenderal pertama VOC yang bertugas di Nusantara.
- 20. Perjanjian tahun 1529 yang menetapkan Spanyol harus meninggalkan Maluku dan pindah ke Filipina.
- 24. Kongsi dagang milik Inggris yang didirikan pada tahun 1600.
- 25. Hak VOC untuk memusnahkan tanaman rempah yang berlebihan.