ulangan 2 dkv

123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839
Across
  1. 4. Palet warna dan grading yang memberi mood sinematik pada video.
  2. 5. Fokus utama yang pertama kali menarik perhatian dalam desain.
  3. 9. Penataan dan pengorganisasian elemen visual dalam satu bidang.
  4. 10. Teknik merekam video untuk keperluan iklan atau branding.
  5. 11. Penataan elemen dalam bingkai foto (rule of thirds, leading lines).
  6. 13. Elemen desain paling dasar, sebagai awal dari bentuk dan garis.
  7. 16. Gambar visual yang mendukung komunikasi merek atau produk.
  8. 17. Rancangan pembungkus produk yang melindungi dan menarik konsumen.
  9. 18. Sarana visual (brosur, spanduk, medsos) untuk menyampaikan pesan bisnis.
  10. 20. Proses mengamati, mengurai, dan mengevaluasi unsur desain suatu karya.
  11. 21. Pengulangan elemen desain untuk membentuk pola dan konsistensi.
  12. 24. Wujud benda yang memiliki panjang, lebar, dan volume (2D/3D).
  13. 26. Spektrum cahaya yang memberi suasana dan makna psikologis.
  14. 28. Pembentukan citra dan identitas visual suatu bisnis atau jasa.
  15. 29. Seni memilih dan menata huruf untuk keterbacaan dan estetika.
  16. 30. Simbol atau marka yang mewakili identitas layanan jasa tertentu.
  17. 31. Sumber dan arah cahaya dalam foto/video untuk menciptakan suasana.
  18. 32. Posisi kamera (low angle, high angle, eye level) terhadap objek.
  19. 34. Intensitas cahaya untuk memberi volume, bayangan, dan kedalaman.
  20. 37. Pergerakan kamera (pan, tilt, dolly, tracking) dalam videografi.
  21. 39. Pemotretan barang/jasa untuk menonjolkan fitur dan nilai jual.
Down
  1. 1. Teknik menggambar untuk memberi kesan tiga dimensi pada bidang datar.
  2. 2. Pembatas visual dalam video untuk mengarahkan perhatian ke subjek.
  3. 3. Kumpulan titik bersambung yang memberi arah dan batas.
  4. 6. Komponen dasar video: shot, scene, transisi, audio, dan efek.
  5. 7. Hubungan ukuran dan skala antar bagian dalam desain.
  6. 8. Perbedaan tajam antar elemen (warna, ukuran, bentuk) untuk menonjolkan.
  7. 11. Distribusi bobot visual yang merata, bisa simetris atau asimetris.
  8. 12. Kumpulan elemen desain (logo, warna, font) yang membedakan merek.
  9. 14. Area dua dimensi yang terbentuk dari pertemuan beberapa garis.
  10. 15. Urutan tingkat kepentingan informasi dari yang tertinggi ke terendah.
  11. 19. Perubahan bertahap dari satu level ke level lain (warna/ukuran).
  12. 22. Perpindahan antar adegan (cut, fade, wipe, dissolve).
  13. 23. Pengulangan unsur desain secara teratur untuk menciptakan gerak mata.
  14. 25. Kelompok sasaran yang menjadi fokus strategi desain komunikasi visual.
  15. 27. Jangkauan area tajam dari depan ke belakang objek fokus.
  16. 33. Sketsa urutan adegan untuk merencanakan video/animasi sebelum produksi.
  17. 35. Kesan kedalaman atau area kosong dalam desain (positive/negative space).
  18. 36. Keterpaduan antar elemen desain sehingga terlihat utuh dan tidak terpecah.
  19. 38. Kesan permukaan suatu benda (halus, kasar, licin) secara visual/taktil.