Across
- 2. Bentuk paparan polutan yang digambarkan sebagai bagian kecil dari bahan padat, tetesan cairan, atau organisme mikrobiologi
- 4. Proses manajemen risiko (FMEA) pada pertambangan nikel di Sulawesi yang termasuk Failure Mode yang menyebabkan pendangkalan dan membutuhkan program reboisasi untuk mitigasinya
- 10. Senyawa yang terbentuk dalam darah ketika karbon monoksida (CO) berikatan dengan hemoglobin yang menyebabkan hemoglobin kehilangan kemampuannya membawa oksigen
- 11. Tingkat dosis suatu zat non karsinogenik di bawahnya tidak menimbulkan efek negatif yang teramati (singkatan)
- 12. Tindakan remediasi tanah (soil remediation) di Pesarean yang melibatkan pemindahan lapisan tanah atas yang terkontaminasi untuk diangkut ke fasilitas limbah berbahaya berizin
- 14. Status kesesuaian manajemen limbah medis di Rumah Sakit X untuk aspek transportasi eksternal yang mencapai 100% sehingga menunjukkan praktik yang sesuai regulasi
- 15. Prinsip fundamental dalam hirarki pengendalian risiko higiene industri yang berfokus pada penghilangan total sumber bahaya dari tempat kerja
Down
- 1. Metode pengolahan limbah cair sekunder yang mencampurkan limbah dengan lumpur kaya bakteri aerob dan di mana aerasi mempercepat kerja bakteri
- 3. Rute masuknya zat beracun ke dalam tubuh yang paling umum, di mana debu, kabut, asap, dan uap dapat masuk ke paru-paru
- 5. Peraturan Pemerintah tahun 2021 yang menetapkan standar mutu limbah dan persyaratan perizinan untuk pengelolaan limbah B3
- 6. Standar emisi yang diimplementasikan untuk mengurangi emisi dari kendaraan pribadi, di mana standar ini dapat mengurangi emisi CO hingga 1.0 g/km untuk kendaraan bensin
- 7. Nama sungai yang menerima buangan limbah dari lebih 2.000 pabrik, sebagian besar pabrik tekstil dan kimia yang menyebabkan pencemaran berat
- 8. Pengukuran pada perubahan konsentrasi oksigen di dalam air yang disebabkan oleh permintaan oksigen oleh mikroorganisme di dalamnya (singkatan)
- 9. Logam berat yang mencemari tanah di Desa Pesarean akibat daur ulang baterai bekas, di mana paparan kronisnya dapat menyebabkan kerusakan saraf dan anemia
- 13. Metode pengelolaan limbah padat medis infeksius yang menggunakan proses oksidasi termal pada suhu tinggi untuk mengubah substansi limbah menjadi abu dan gas dengan temperatur operasi 800-1200°C
