ASESMEN FARMAKOLOGI XI

123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536
Across
  1. 4. Beta-blocker non selektif yang menurunkan frekuensi jantung dengan menghambat reseptor β.
  2. 7. Obat antiepilepsi yang bekerja dengan menstabilkan membran neuron melalui kanal natrium.
  3. 9. Obat antiplatelet yang digunakan untuk pencegahan serangan jantung dan strok
  4. 11. Mekanisme kerja aspirin adalah menghambat enzim
  5. 12. Neurotransmitter yang menurun pada Parkinson dan menjadi target terapi levodop
  6. 14. Sistem saraf otonom yang bekerja saat kondisi istirahat (rest and digest).
  7. 19. Efek samping serius propofol berupa penurunan tekanan darah
  8. 21. Mekanisme utama banyak obat antihipertensi dalam menurunkan tekanan darah dengan melebarkan pembuluh darah
  9. 27. Neurotransmitter yang berperan dalam mood dan ditingkatkan oleh SSRI.
  10. 28. Hormon yang meningkat pada gagal jantung dan menyebabkan retensi natrium serta air
  11. 29. Sistem saraf otonom yang aktif saat kondisi stres atau “fight or flight”.
  12. 32. Hormon/neurotransmitter yang digunakan pada kondisi syok anafilaksis dan bekerja pada reseptor adrenergik.
  13. 34. Pasien hipertensi diberikan obat CCB yang bekerja dengan menghambat masuknya kalsium ke otot polos pembuluh darah sehingga terjadi vasodilatasi.
  14. 35. Reseptor yang dipengaruhi oleh epinefrin pada sistem saraf otonom
  15. 36. Neurotransmitter yang berperan dalam eksitasi neuron dan dapat memicu kejang jika berlebihan.
Down
  1. 1. Diuretik tiazid yang sering digunakan sebagai terapi lini pertama hipertensi
  2. 2. Obat antiepilepsi yang juga digunakan untuk nyeri neuropatik.
  3. 3. Neurotransmitter yang menurun pada penyakit Parkinson.
  4. 5. Golongan obat yang menurunkan tekanan darah dengan meningkatkan ekskresi natrium dan air
  5. 6. Penyakit neurodegeneratif akibat penurunan dopamin yang menyebabkan tremor dan kaku otot.
  6. 8. Diuretik hemat kalium yang bekerja sebagai antagonis aldosteron.
  7. 9. Obat antikolinergik yang digunakan untuk mengatasi bradikardia dengan menghambat saraf parasimpatis.
  8. 10. Obat ARB yang bekerja dengan memblok reseptor angiotensin II
  9. 13. Gangguan neurologis dengan nyeri kepala berdenyut, sering disertai mual dan sensitif cahaya
  10. 15. Beta-blocker non selektif yang dapat digunakan untuk tremor dan gangguan sistem otonom.
  11. 16. Penyakit neurodegeneratif dengan penurunan fungsi memori dan kognitif.
  12. 17. Obat agonis alfa-2 yang menurunkan aktivitas simpatis dan digunakan pada hipertensi.
  13. 18. Gangguan SSP dengan aktivitas listrik otak abnormal yang menyebabkan kejang berulang.
  14. 20. Efek samping obat antikolinergik berupa peningkatan denyut jantung
  15. 22. Sistem neurotransmitter yang menjadi dominan akibat penurunan dopamin
  16. 23. Obat benzodiazepin yang meningkatkan efek GABA dan digunakan untuk kejang serta ansietas.
  17. 24. Pasien edema akibat gagal jantung diberikan diuretik kuat yang bekerja di loop Henle.
  18. 25. Anestesi lokal yang bekerja dengan menghambat kanal natrium pada neuron dan sering digunakan pada tindakan kecil.
  19. 26. Obat ACE inhibitor yang menurunkan tekanan darah dengan menghambat pembentukan angiotensin II.
  20. 30. Efek samping khas obat antikolinergik berupa mulut terasa
  21. 31. Pasien Parkinson mengalami tremor dan kekakuan. Dokter memberi obat prekursor neurotransmitter agar bisa menembus BBB dan meningkatkan dopamin otak
  22. 33. Neurotransmitter utama yang bersifat inhibisi di sistem saraf pusat dan ditingkatkan oleh benzodiazepin.