Bahasa Indonesia

12345678910111213141516171819202122232425262728293031323334353637
Across
  1. 1. Karakter yang berlawanan dengan alur cerita, sehingga kemunculannya berperan dalam menciptakan konflik.
  2. 3. Tokoh pembantu dalam drama yang berperan sebagai penengah antara tokoh protagonis ataupun antagonis
  3. 4. Ekspresi wajah yang ditampilkan pemain
  4. 6. Dialog atau percakapan yang harus diucapkan oleh tokoh cerita.
  5. 8. Perpaduan ekspresi gerak-gerik wajah dan gerak-gerik tubuh untuk menunjukkan emosi yang dialami pemain
  6. 10. Drama yang mengandung musik dan nyanyian.
  7. 12. Gerakan-gerakan atau ucapan-ucapan penyeimbang untuk lebih menghidupkan peran.
  8. 14. Dekorasi yang mendukung dan menguatkan suasana permainan
  9. 19. Pemain drama laki-laki
  10. 21. Pertunjukan serangkaian tari tarian yang dilakukan oleh sekelompok orang penari
  11. 22. Pemenggalan kalimat dengan maksud untuk memberi tekanan pada kata
  12. 23. Pendahuluan dalam drama dan biasanya berisi pengenalan tokoh dan perannya, serta gambaran awal konflik yang akan terjadi di panggung.
  13. 25. Percakapan yang dilakukan antar pemain
  14. 26. Latihan mengeja kata dengan suara keras dan jelas
  15. 27. Ketegangan yang muncul dalam lakon akibat adanya karakter yang bertentangan, baik dengan dirinya sendiri maupun yang ada di luar dirinya.
  16. 28. Iringan bunyi-bunyian untuk memperkuat suasana yang sedang digambarkan
  17. 30. Percakapan dari pemain yang dilakukan oleh satu tokoh saja tanpa lawan bicara
  18. 33. Petunjuk perilaku, tindakan, atau perbuatan yang harus dilakukan oleh tokoh. Biasanya dituliskan dalam kurung
  19. 34. Penutupan yang berisi simpulan mengenai pesan yang bisa diambil dari drama yang telah ditampilkan.
  20. 36. orang yang bercerita di dalam drama
  21. 37. Sederet lampu dipasang secara vertikal
Down
  1. 2. Hubungan antara apa yang dikatakan dan bagaimana mengatakanya, dan dipengaruhi oleh penguasaan organ produksi suara
  2. 5. Tanda-tanda khusus pada cara berjalan dan cara bergerak pemain.
  3. 7. Pemain drama wanita
  4. 9. Layar paling belakang
  5. 11. Drama yang mengandung unsur agama/religius.
  6. 13. Latar tempat, waktu, dan suasana dalam drama.
  7. 15. Pertunjukan yang populer pada masa penjajajan belanda
  8. 16. Orang yang bertanggungjawab untuk memimpin pementasan dan memastikan semua hal berjalan dengan semestinya.
  9. 17. Karakter utama dalam sebuah drama yang memiliki tujuan dan konflik utama
  10. 18. Kumpulan beberapa adegan yang membentuk peristiwa tertentu dalam cerita.
  11. 19. Hanya menggambarkan adegan satu suasana yang merupakan bagian dari rangkaian suasana suasana dalam babak.
  12. 20. Ucapan atau dialog dari seorang karakter dalam drama.
  13. 24. Gerak-gerak besar, yaitu gerakan tangan, kaki, kepala, dan tubuh pada umumnya yang dilakukan pemain.
  14. 27. Pakaian yang dikenakan oleh pemain di atas panggung.
  15. 29. Peraturan posisi dan perpindahan tempat oleh para pemain di atas panggung.
  16. 31. Adegan awal dari sebuah lakon yang berfungsi sebagai pemikat minat penonton untuk menyaksikan kelanjutan dari lakon tersebut
  17. 32. suatu narasi yang menunjukkan kejatuhan seorang protagonis dan peran yang tidak memiliki akhir yang bahagia
  18. 33. lakon atau naskah serba bebas yang tidak terikat aturan atau kelaziman.
  19. 35. permainan gerak gerik tubuh permainan drama untuk menyampaikan emosi dan ekspresi