BIOLOGI

1234567891011121314151617181920212223242526272829
Across
  1. 3. Hormon gas yang berfungsi memicu pematangan buah dan pengguguran daun (absisi).
  2. 6. Tipe perkecambahan pada biji kacang hijau dan kedelai, di mana kotiledon terangkat ke atas tanah.
  3. 7. Penyerapan air secara pasif oleh biji kering (seperti biji kedelai keras) yang memicu jalannya metabolisme perkecambahan.
  4. 9. Hormon tumbuhan yang memecah dormansi biji dan merangsang pembentukan enzim amilase.
  5. 10. Pertumbuhan batang meluas ke samping yang disebabkan oleh aktivitas kambium.
  6. 12. Proses perubahan sel-sel hasil pembelahan menuju bentuk dan fungsi yang spesifik/dewasa.
  7. 15. Hormon tumbuhan yang merangsang pembelahan sel (sitokinesis) dan menunda penuaan organ tumbuhan.
  8. 18. Pertumbuhan memanjang pada ujung akar dan ujung batang akibat aktivitas meristem apikal.
  9. 20. Nutrisi berupa mineral yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah sangat sedikit (seperti Fe, Zn, dan Mn).
  10. 21. Enzim penjelas yang diaktifkan oleh hormon giberelin di dalam biji jagung untuk memecah pati menjadi glukosa.
  11. 23. Masa "tidur" atau istirahat pada biji meskipun faktor lingkungan seperti air dan oksigen sudah mendukung.
  12. 24. Selaput pelindung khusus yang membungkus radikula pada biji jagung (monokotil).
  13. 25. Respon pertumbuhan bagian tumbuhan (seperti batang kacang hijau) yang membengkok ke arah datangnya cahaya.
  14. 28. Selaput pelindung khusus yang membungkus plumula pada biji jagung (monokotil).
  15. 29. Calon akar primer yang pertama kali muncul menembus kulit biji saat germinasi
Down
  1. 1. Fenomena di mana hormon auksin terurai oleh cahaya matahari sehingga pertumbuhan sel di sisi terang menjadi terhambat
  2. 2. Pengaruh panjang atau lamanya durasi penyinaran matahari terhadap pertumbuhan dan pembungaan tumbuhan.
  3. 4. Proses pertambahan ukuran dan volume sel yang bersifat irreversible (tidak dapat kembali).
  4. 5. Tumbuhan yang membutuhkan durasi penyinaran matahari lebih pendek dari titik kritis untuk dapat berbunga.
  5. 6. Peristiwa tumbuhnya kecambah di tempat gelap yang mengakibatkan batang tumbuh sangat cepat, pucat, dan lemah.
  6. 8. Jaringan tumbuhan yang sel-selnya aktif membelah secara mitosis (contoh: di ujung akar dan batang).
  7. 11. Nutrisi berupa mineral yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah banyak (seperti N, P, dan K).
  8. 13. Senyawa penghambat (seperti asam absisat) pada biji kacang hijau/kedelai yang harus dicuci atau diinaktivasi agar biji bisa berkecambah
  9. 14. Bagian batang embrio yang berada di bawah tempat melekatnya kotiledon.
  10. 16. Daun lembaga pada biji yang berfungsi menampung cadangan makanan (sangat tebal pada biji kedelai).
  11. 17. Hormon tumbuhan yang merangsang pemanjangan sel, pembentukan akar adventif, dan dominansi apikal.
  12. 19. Tipe perkecambahan pada biji jagung, di mana kotiledon tetap tertinggal di bawah tanah.
  13. 22. Jaringan penyimpan cadangan makanan khusus pada biji monokotil seperti jagung.
  14. 26. Bagian embrio biji yang terletak di atas epikotil dan akan berkembang menjadi daun serta batang
  15. 27. Struktur kotiledon tunggal yang berbentuk perisai pada biji jagung yang berfungsi menyerap nutrisi dari endosperma.