Across
- 2. Unsur luar yang memengaruhi pembuatan cerpen seperti latar belakang penulis dan kondisi masyarakat.
- 4. Sudut pandang orang pertama di mana pengarang bertindak sebagai tokoh utama dalam cerita.
- 7. Perpaduan jalan cerita yang bergerak maju dan sesekali kembali ke masa lalu.
- 9. Ide pokok atau gagasan utama yang menjadi dasar seluruh isi cerita cerpen.
- 10. Bagian struktur yang mengenalkan tokoh, latar tempat, dan waktu dimulainya cerita.
- 13. Gaya bahasa kiasan yang digunakan pengarang untuk memperindah dan menghidupkan kalimat cerita.
- 20. Jalan cerita atau rangkaian peristiwa yang membentuk sebuah cerpen dari awal hingga akhir.
- 21. Nilai yang berkaitan dengan ajaran tuhan, ibadah, dan keyakinan religius tokoh.
- 22. Pertentangan psikologis atau gejolak emosi yang terjadi di dalam hati seorang tokoh.
- 25. Gaya bahasa yang menggambarkan benda mati seolah-olah memiliki sifat hidup seperti manusia.
- 26. Ringkasan singkat dari keseluruhan isi cerpen tanpa menghilangkan unsur-unsur pentingnya.
- 28. Rangkaian alur cerita yang bergerak mundur ke masa lalu untuk menjelaskan suatu kejadian.
- 31. Sudut pandang orang ketiga di mana pengarang bertindak sebagai pengamat di luar cerita.
- 32. Tokoh yang menjadi penentang tokoh utama dan memicu timbulnya konflik.
- 33. Bagian akhir cerpen yang berisi kesimpulan cerita atau penegasan pesan moral.
- 34. Rangkaian peristiwa yang ceritanya bergerak secara kronologis dan berurutan ke masa depan.
- 35. Tokoh utama yang biasanya memiliki sifat baik dan menghadapi konflik utama.
- 37. Puncak ketegangan atau titik puncak masalah terbesar yang dialami oleh tokoh.
- 38. Sifat, tabiat, atau kepribadian yang dimiliki oleh pemeran dalam cerpen.
- 40. Nilai dalam cerpen yang berkaitan dengan masalah sosial atau norma di masyarakat.
Down
- 1. Pertentangan atau masalah yang terjadi, baik antar-tokoh maupun di dalam diri tokoh sendiri.
- 3. Cara pandang pengarang dalam menempatkan dirinya untuk menceritakan isi cerita.
- 5. Cara penggambaran watak tokoh secara langsung oleh pengarang melalui penjelasan tekstual.
- 6. Bentuk karya sastra tulis yang salah satu jenis teks narasi pendeknya adalah cerpen.
- 8. Orang yang menulis, merangkai kalimat, dan menciptakan karya sastra cerpen.
- 11. Bagian struktur yang berisi penyelesaian atau jalan keluar dari masalah yang dihadapi tokoh.
- 12. Sifat cerita cerpen yang berasal dari khayalan atau imajinasi pengarang bukan kenyataan.
- 14. Pesan moral atau nasihat yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca.
- 15. Cara penggambaran watak tokoh secara tidak langsung melalui dialog, tindakan, atau lingkungan.
- 16. Percakapan atau ucapan yang dilakukan oleh satu tokoh dengan dirinya sendiri dalam hati.
- 17. Keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerita.
- 18. Bagian di mana masalah atau konflik utama mulai muncul dan berkembang.
- 19. Nilai yang berhubungan dengan adat istiadat, kebiasaan, dan tradisi suatu daerah.
- 23. Tokoh penengah atau pendamai ketika terjadi konflik antara pemeran utama dan musuhnya.
- 24. Nilai yang berkaitan dengan akhlak, etika, serta perbuatan baik buruknya tingkah laku manusia.
- 27. Percakapan langsung antartokoh yang ditandai dengan penggunaan tanda petik dua.
- 29. Gaya bahasa yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa kata hubung karena memiliki kemiripan.
- 30. Unsur dalam yang secara langsung membangun dan membentuk struktur fisik suatu cerpen.
- 36. Bagian awal atau ringkasan opsional yang memberikan gambaran umum isi cerita cerpen.
- 39. Pelaku atau karakter yang mengalami peristiwa-peristiwa di dalam cerita.
