GAME PIO KELAS H

123456789101112131415161718192021222324252627282930
Across
  1. 2. Prinsip penilaian kinerja yang menekankan fakta dan data terukur, bukan perasaan subjektif.
  2. 6. Keadaan perselisihan akibat perbedaan tujuan, nilai, atau kepentingan dalam organisasi.
  3. 7. Keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi.
  4. 10. Tahap dinamika kelompok dimana konflik dan perselisihan pendapat muncul seiring perbedaan kepribadian dan ide anggota.
  5. 11. Jenis stres positif yang memotivasi dan meningkatkan kinerja, dianggap sehat untuk pertumbuhan.
  6. 14. Karakteristik era VUCA yang menggambarkan kurangnya kejelasan dan informasi yang membingungkan.
  7. 15. Aktivitas berulang dalam organisasi untuk memperkuat nilai-nilai inti dan membangun identitas bersama.
  8. 18. Hubungan saling percaya dan memahami yang baik yang terjalin antara pewawancara dan pelamar kerja, menciptakan suasana wawancara yang nyaman dan terbuka.
  9. 19. Proses mengumpulkan dan menganalisis informasi mendetail tentang suatu pekerjaan.
  10. 21. Perlengkapan wajib yang digunakan pekerja untuk melindungi diri dari bahaya spesifik di tempat kerja.
  11. 22. Gaya kepemimpinan yang memprioritaskan kebutuhan dan pengembangan para pengikutnya.
  12. 24. Sumber rekrutmen yang mencari kandidat dari luar organisasi untuk membawa perspektif baru.
  13. 26. Metode penilaian dengan cara mengurutkan karyawan dari yang berkinerja terbaik hingga terburuk dalam suatu kelompok atau departemen.
  14. 27. Alat ukur standar untuk menilai aspek psikologis kandidat seperti kemampuan dan kepribadian.
  15. 28. Elemen budaya yang terlihat di permukaan, seperti cara berpakaian, bahasa, simbol, dan tata ruang kantor.
  16. 30. Tahap pembubaran kelompok setelah tujuan tercapai, ditandai dengan perasaan accomplishment dan seringkali sedih.
Down
  1. 1. Kesalahan penilaian dimana satu kesan positif dominan mempengaruhi penilaian seluruh aspek kinerja karyawan.
  2. 3. Ilmu mendesain tempat kerja dan peralatan agar sesuai dengan kemampuan fisik pekerja untuk mencegah cedera.
  3. 4. Struktur organisasi yang mengelompokkan karyawan berdasarkan produk, geografi, atau pelanggan yang dilayani.
  4. 5. Salah satu metode penilaian kinerja yang menggunakan deskripsi perilaku spesifik sebagai acuan skala penilaian.
  5. 8. Kekuatan daya tarik yang membuat anggota betah dalam kelompok, sangat melekat dan ingin tetap menjadi anggotanya.
  6. 9. Metode penilaian yang berfokus pada pencatatan peristiwa atau perilaku karyawan yang sangat efektif atau sangat tidak efektif selama periode kerja.
  7. 12. Seseorang yang melamar suatu posisi pekerjaan dan sedang menjalani proses seleksi untuk dinilai kualifikasi serta kecocokannya dengan organisasi.
  8. 13. Kondisi kelelahan fisik dan mental akibat stres kerja kronis yang tidak terkelola.
  9. 16. Proses menyaring pelamar kerja untuk memilih kandidat yang paling memenuhi kualifikasi dan cocok.
  10. 17. Kombinasi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk melakukan suatu pekerjaan dengan efektif.
  11. 20. Wawancara kerja yang dilakukan oleh beberapa pewawancara sekaligus kepada satu kandidat.
  12. 23. Teknik wawancara yang meminta kandidat menjelaskan Situasi, Tugas, Tindakan, dan Hasil.
  13. 25. Jalur wewenang dan komunikasi formal yang tidak terputus yang menghubungkan semua anggota dalam organisasi.
  14. 29. Keberagaman latar belakang karakteristik karyawan dalam suatu organisasi, seperti ras, gender, usia, dan agama