GAMES PERSIAPAN ASAJ

123456789101112131415161718192021222324252627282930
Across
  1. 1. Cerita fiksi yang lebih pendek dari novel.
  2. 5. Bagian awal dalam teks narasi atau cerpen yang berisi pengenalan tokoh, waktu, dan tempat.
  3. 10. Naskah yang dipentaskan oleh para tokoh di atas panggung.
  4. 12. Cerita lama yang bersifat istana sentris dan tidak logis.
  5. 13. Bagian dalam cerpen atau narasi yang berisi munculnya konflik.
  6. 14. Bagian teks eksplanasi yang berisi simpulan.
  7. 15. Bagian karya ilmiah yang berisi sumber referensi yang digunakan penulis.
  8. 17. Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah harus bersifat ....
  9. 18. Bagian akhir cerita yang berisi penyelesaian masalah.
  10. 19. Pernyataan pendapat awal dalam teks argumentasi.
  11. 21. Berisi penjelasan detail, rincian, ciri-ciri, fisik, atau perilaku objek yang diamati secara spesifik.
  12. 22. Percakapan antar tokoh dalam teks drama.
  13. 23. Puncak konflik dalam struktur teks anekdot.
  14. 26. Struktur awal teks anekdot yang berisi pengenalan situasi.
  15. 27. Riwayat hidup yang ditulis oleh tokoh itu sendiri.
  16. 28. Bagian teks laporan hasil observasi yang berisi rincian objek.
  17. 29. Cerita singkat yang mengandung kritik sosial dengan humor.
  18. 30. Cara pengarang menempatkan diri dalam cerita.
Down
  1. 2. Bentuk interaksi sosial untuk mencapai kesepakatan.
  2. 3. Bagian teks negosiasi yang berisi penawaran.
  3. 4. Struktur teks eksplanasi yang berisi urutan kejadian secara sebab-akibat.
  4. 6. Teks yang berisi pendapat disertai alasan dan bukti.
  5. 7. Bagian awal teks LHO yang berisi definisi umum objek.
  6. 8. Unsur intrinsik yang menunjukkan pesan moral dalam cerpen.
  7. 9. Pola pengembangan paragraf berdasarkan urutan waktu.
  8. 11. Cerita berpusat pada kehidupan kerajaan, raja, atau bangsawan.
  9. 16. Imaji atau gambaran angan dalam puisi.
  10. 20. Teks yang menceritakan riwayat hidup seseorang.
  11. 24. Teks yang berisi hasil pengamatan terhadap suatu objek secara sistematis.
  12. 25. Bagian penutup dalam teks anekdot yang berisi komentar atau penegasan kembali.