Hukum Kedokteran Forensik 45A QUIZ 1 )-DE

1234567891011121314151617181920212223242526272829303132333435363738394041424344
Across
  1. 3. Pejabat yang berwenang menyelidiki kematian tidak wajar di yurisdiksi tertentu
  2. 5. Kesalahan profesional dalam praktik kedokteran yang berimplikasi hukum
  3. 7. Luka yang muncul sebelum kematian dan dapat menunjukkan adanya tindak kekerasan
  4. 10. Prinsip moral yang menjadi landasan praktik kedokteran
  5. 12. Tanggung jawab hukum yang melekat pada suatu tindakan
  6. 13. Aturan hukum tertulis yang berlaku dalam sistem perundangan
  7. 15. Sidang resmi untuk memeriksa penyebab kematian seseorang
  8. 16. Aturan tertulis yang mengikat dan berlaku umum
  9. 17. Wewenang hukum yang berlaku dalam suatu wilayah tertentu
  10. 19. Faktor yang mendorong seseorang melakukan tindak pidana
  11. 23. Segala sesuatu yang dapat dijadikan dasar pertimbangan hakim
  12. 24. Cabang ilmu yang menyingkap adanya racun atau zat kimia dalam tubuh korban
  13. 25. Segala sesuatu yang dapat dipakai untuk meyakinkan hakim dalam persidangan
  14. 27. Cabang kedokteran yang mempelajari penyakit dan kaitannya dengan kematian
  15. 28. Cedera yang terjadi mendekati saat kematian penting untuk analisis penyebab langsung
  16. 30. Istilah hukum pidana internasional untuk kematian yang terjadi akibat perbuatan orang lain
  17. 31. Peran dokter forensik di pengadilan untuk menjelaskan temuan medis secara ilmiah
  18. 32. Tindakan hukum berupa penggalian kembali jenazah untuk pemeriksaan lanjutan
  19. 33. Luka yang timbul setelah kematian biasanya tidak relevan sebagai penyebab
  20. 35. Ilmu kedokteran yang diterapkan untuk kepentingan hukum
  21. 37. Cedera fisik yang dianalisis dalam konteks hukum pidana
  22. 39. Perubahan warna kulit akibat darah yang mengendap sering dipakai untuk menilai posisi tubuh saat meninggal
  23. 40. Kewajiban hukum atas suatu tindakan medis atau perbuatan
  24. 41. Bukti kecil yang sering luput perhatian namun krusial seperti serat atau rambut
  25. 43. Ilmu yang menelaah korban dalam kaitannya dengan tindak pidana
  26. 44. Bukti kecil seperti rambut atau serat yang sering ditemukan di lokasi kejadian
Down
  1. 1. Ilmu yang menelaah kejahatan dan pelaku dari sudut hukum dan sosial
  2. 2. Proses pencatatan berlapis yang menjamin barang bukti tetap asli dari TKP hingga ruang sidang
  3. 4. Proses alami tubuh setelah kematian yang ditandai dengan pembusukan
  4. 6. Persetujuan medis yang sah secara hukum penting dalam kasus etik kedokteran
  5. 8. Persetujuan sah yang diberikan pasien sebelum tindakan medis dilakukan
  6. 9. Pola unik pada jari manusia yang digunakan sebagai bukti identitas
  7. 11. Pemeriksaan menyeluruh terhadap jenazah untuk mengungkap sebab kematian yang tidak jelas
  8. 14. Ilmu forensik yang memanfaatkan aktivitas serangga untuk memperkirakan waktu kematian
  9. 18. Pemeriksaan terhadap korban yang masih hidup untuk mendokumentasikan tanda kekerasan
  10. 20. Laporan resmi hasil pemeriksaan zat beracun yang bisa mengungkap penyebab kematian tersembunyi
  11. 21. Sinonim autopsi dalam istilah medis
  12. 22. Faktor psikologis atau sosial yang mendorong seseorang melakukan tindak pidana
  13. 26. Sikap tidak hati-hati yang dapat menimbulkan akibat hukum
  14. 29. Kajian ilmiah tentang peluru dan senjata api dalam penyelidikan forensik
  15. 34. Dokumen medis yang dibuat dokter dan memiliki kekuatan sebagai alat bukti surat di persidangan
  16. 36. Pernyataan terdakwa mengenai keberadaannya saat peristiwa terjadi
  17. 38. Kondisi tubuh yang mengeras beberapa jam setelah kematian sebagai tanda biologis khas
  18. 42. Prinsip moral yang mengatur praktik kedokteran dalam kaitannya dengan hukum