Jalur Rempah Zaman Kolonial

123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839
Across
  1. 2. Keuntungan finansial melimpah yang dicari oleh para kongsi dagang Eropa di tanah jajahan.
  2. 4. Pajak atau harta wajib yang harus diserahkan oleh raja lokal kepada pemerintah kolonial.
  3. 6. Kota pelabuhan strategis tempat berkumpulnya para pedagang dari berbagai belahan dunia.
  4. 8. Singkatan dari kongsi dagang Hindia Timur Belanda (Vereenigde Oostindische Compagnie).
  5. 9. Pihak penguasa yang memegang kendali atas regulasi, hukum, dan keamanan di jalur perdagangan.
  6. 10. Tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk bertransaksi komoditas secara langsung.
  7. 15. Orang atau pihak yang melakukan kegiatan jual beli rempah di pasar atau bandar.
  8. 16. Bangsa Eropa yang menjajah Nusantara paling lama dan mendirikan kongsi dagang VOC.
  9. 17. Perjanjian tertulis yang sering dipaksakan kolonial kepada penguasa lokal demi mengikat hak beli rempah.
  10. 19. Sebutan historis untuk wilayah kepulauan Indonesia yang kaya akan hasil bumi.
  11. 22. Otoritas tertinggi politik dan militer yang digunakan bangsa kolonial untuk memaksakan kehendak.
  12. 27. Kebijakan VOC menebang atau memusnahkan tanaman rempah berlebih demi menjaga kestabilan harga.
  13. 30. Aktivitas utama pertukaran barang komoditas rempah antara penduduk lokal dan bangsa asing.
  14. 31. Jabatan kepala wilayah tertinggi yang memimpin administrasi kolonial seperti Gubernur Jenderal.
  15. 35. Kegiatan memasukkan atau membeli barang komoditas dari luar negeri ke dalam wilayah domestik.
  16. 37. Hak tunggal atau penguasaan pasar sepenuhnya atas suatu komoditas oleh satu pihak atau kongsi dagang.
  17. 38. Kota pusat operasional, administrasi, dan gudang utama VOC di Nusantara.
  18. 39. Hak-hak istimewa yang diberikan pemerintah Belanda kepada VOC seperti hak mencetak uang dan tentara.
Down
  1. 1. Kesultanan di Maluku Utara yang terkenal dengan produksi cengkih dan benteng pertahanannya.
  2. 3. Gugusan pulau di Maluku yang sempat menjadi satu-satunya tempat tumbuhnya pohon pala di dunia.
  3. 5. Tempat bersandarnya kapal dagang untuk membongkar dan memuat komoditas rempah.
  4. 7. Paham penguasaan dan eksploitasi suatu wilayah oleh negara asing untuk menguras kekayaannya.
  5. 11. Bagian tumbuhan beraroma atau berasa kuat yang digunakan untuk makanan, pengawet, dan obat.
  6. 12. Proses transportasi logistik rempah dalam jumlah besar dari Nusantara menuju Eropa.
  7. 13. Sistem politik untuk menjajah atau memperluas kekuasaan negara atas wilayah lain demi kejayaan.
  8. 14. Daerah atau wilayah kekuasaan yang berada di bawah kendali penuh pemerintahan kolonial.
  9. 18. Wilayah kepulauan di timur Indonesia yang mendapat julukan The Spice Islands.
  10. 20. Kegiatan mengirim dan menjual rempah Nusantara ke pasar internasional (Eropa dan Asia).
  11. 21. Rempah berbutir kecil dengan rasa pedas hangat yang banyak tumbuh di wilayah Lampung dan Aceh.
  12. 22. Sarana transportasi air utama yang digunakan para pelaut untuk mengarungi samudera.
  13. 23. Bangsa Eropa pertama yang menaklukkan Melaka pada tahun 1511 demi memotong jalur rempah.
  14. 24. Pelayaran menggunakan perahu kora-kora untuk mengawasi dan membasmi perdagangan rempah ilegal.
  15. 25. Bagian dalam dari buah pala yang dikeringkan untuk dijadikan rempah penyedap dan pengawet.
  16. 26. Kesultanan tetangga Ternate yang sering kali terlibat persaingan politik kolonial.
  17. 28. Bangsa Eropa yang bersekutu dengan Tidore dan menjadi rival berat Portugis di Maluku.
  18. 29. Nilai tukar rempah dalam bentuk uang yang fluktuasinya dikontrol ketat oleh kongsi dagang.
  19. 32. Pulau penghasil utama komoditas lada hitam berkualitas tinggi pada masa kolonial.
  20. 33. Kuncup bunga kering asli Maluku yang menjadi buruan utama bangsa Eropa.
  21. 34. Pulau yang menjadi pusat administrasi kolonial Belanda setelah menggeser dominasi Banten dan Jayakarta.
  22. 36. Buah rempah endemik Kepulauan Banda yang daging maupun fulinya berharga sangat mahal.