Kaidah bahasa teks anekdot

123456789101112131415161718
Across
  1. 5. Salah satu tujuan utama penggunaan majas sarkasme dalam tuturan.
  2. 7. Ungkapan pendapat atau penilaian yang disampaikan dalam teks anekdot.
  3. 8. Majas sindiran paling kasar yang bertujuan untuk menyakiti atau mencemooh.
  4. 10. Konjungsi waktu yang sering digunakan dalam penyusunan alur cerita anekdot.
  5. 11. Sifat sindiran pada majas ironi jika dibandingkan dengan sinisme.
  6. 14. Pelaku yang mengalami peristiwa menggelitik dalam cerita anekdot.
  7. 15. Bagian akhir teks anekdot yang berisi perubahan atau simpulan cerita.
  8. 16. Majas sindiran yang menggunakan kata-kata kasar atau tajam secara terang-terangan.
  9. 18. Bagian analisis di mana siswa menilai kebahasaan suatu teks.
Down
  1. 1. Bagian penyusun teks anekdot yang terdiri dari abstraksi hingga koda.
  2. 2. Cerita singkat yang lucu dan mengesankan tentang kejadian nyata atau tokoh terkenal.
  3. 3. Kesan humor yang timbul dari cerita anekdot saat dibaca atau didengar.
  4. 4. Situasi latar belakang yang membuat suatu sindiran atau anekdot menjadi relevan.
  5. 5. Gaya bahasa yang digunakan untuk memberi efek estetis dan makna kiasan.
  6. 6. Sifat sindiran yang menonjol pada majas sarkasme.
  7. 7. Ciri utama majas ironi di mana kata yang diucapkan bernilai... dari maksud sebenarnya.
  8. 9. Jawaban dari pertanyaan retoris yang sebenarnya sudah diketahui bersama tanpa perlu...
  9. 12. Unsur utama dalam anekdot yang disampaikan menggunakan majas atau gaya bahasa.
  10. 13. Jenis pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban karena jawabannya sudah jelas.
  11. 17. Majas sindiran halus yang menyatakan kebalikan dari fakta sebenarnya.