Across
- 9. Hiburan, pendidikan, komunikasi, sarana ritual, dan ekonomi (industri musik).
- 10. Bersifat universal, bisa dipahami oleh semua orang tanpa batas bahasa.
- 13. Raya”, “Bengawan Solo”, “Bungong Jeumpa”.
- 14. rock, jazz, dangdut, reggae, hip hop, EDM.
- 17. W.R. Supratman (Pencipta lagu Indonesia Raya), Gesang (pencipta Bengawan Solo), Manthous (Campursari).
- 18. Ekspresi seni yang menggunakan bunyi, ritme, melodi, harmoni, dan tempo untuk menghasilkan karya yang dapat dinikmati pendengarnya.
- 19. No. 5” (Beethoven), “The Magic Flute” (Mozart).
- 20. harmoni, ritme, tempo, dinamika, dan timbre (warna bunyi).
Down
- 1. Karawitan Jawa, gong kebyar Bali, talempong Minang, gondang Batak.
- 2. Musik yang tumbuh dari budaya lokal dan diwariskan turun-temurun, contohnya gamelan, angklung, saluang.
- 3. Beethoven, Mozart, Bach (klasik), Michael Jackson (pop), The Beatles (band legendaris).
- 4. Musik modern yang dikreasikan bebas, sering menggabungkan berbagai genre dan instrumen.
- 5. Bersifat bebas, lebih individual, menggunakan teknologi rekaman, dan dinikmati oleh masyarakat luas.
- 6. Menggunakan alat musik lokal, bahasa daerah, serta berkembang di lingkungan masyarakat setempat.
- 7. Menenangkan jiwa, menghibur, meningkatkan kreativitas, hingga menjadi sumber penghasilan.
- 8. MUSIK POPULER
- 11. Seluruh musik tradisional yang ada di Indonesia, berbeda tiap daerah sesuai budayanya.
- 12. Musik yang berkembang di Eropa sejak abad pertengahan, memiliki aturan harmoni dan notasi tertulis.
- 15. Musik yang berkembang dengan pengaruh global dan teknologi, contohnya pop, jazz, EDM.
- 16. Sebagai identitas budaya, sarana persatuan, dan media ekspresi masyarakat.
