Konflik dan Integrasi sosial (SMP YPVDP)

12345678910111213141516171819202122232425262728293031323334353637
Across
  1. 5. Setelah akomodasi tercipta, proses selanjutnya adalah mengorganisir dan menyelaraskan tindakan-tindakan yang berbeda agar mengarah pada tujuan bersama.
  2. 6. Terjadi karena adanya norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat dan disepakati bersama.
  3. 7. Konflik yang tampak jelas dan diketahui oleh banyak orang, sering kali disertai dengan tindakan nyata seperti pertengkaran, perkelahian, atau demonstrasi, disebut konflik
  4. 9. Tahap awal ditandai dengan adanya kesadaran dari pihak-pihak yang terlibat untuk bekerja sama mencapai tujuan bersama
  5. 11. Ketidakadilan dalam distribusi sumber daya, kekuasaan, dan ...... sosial dapat menimbulkan kecemburuan, frustrasi, dan ketegangan antar kelompok dalam masyarakat. merupakan faktor penyebab konfik sosial karena perbedaan ....sosial
  6. 13. Kemampuan kelompok atau individu untuk menyesuaikan diri
  7. 14. Konflik ini terbatas pada suatu wilayah atau komunitas tertentu, seperti antarwarga desa, antar kelompok dalam satu lingkungan, atau sengketa batas wilayah antar desa.
  8. 21. Upaya mempertemukan keinginan pihak-pihak yang berkonflik untuk mencapai persetujuan.
  9. 26. Proses di mana perbedaan dan pertentangan antar pihak yang berkonflik semakin tajam dan ekstrem.
  10. 28. Berbeda dengan asimilasi, akulturasi terjadi ketika unsur-unsur budaya asing diterima dan diolah ke dalam budaya sendiri tanpa menghilangkan ciri khas budaya asli.
  11. 30. Proses ini terjadi ketika kelompok-kelompok yang berbeda budaya saling berinteraksi secara intensif dalam waktu yang lama, sehingga batas-batas antar budaya mulai menghilang dan tercipta budaya baru yang merupakan campuran dari budaya-budaya yang berinteraksi.
  12. 32. Sikap saling menghargai perbedaan.
  13. 34. Konflik ini terjadi antara dua kelompok atau lebih dalam masyarakat
  14. 35. Upaya penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga netral yang memiliki wewenang untuk mengambil keputusan yang mengikat bagi pihak-pihak yang berkonflik.
  15. 37. Kesepakatan bersama mengenai nilai dan norma sosial yang mendasar dalam masyarakat.
Down
  1. 1. Menciptakan ikatan kekeluargaan antar kelompok yang berbeda.
  2. 2. Konflik yang tersembunyi, tidak tampak secara langsung, namun berpotensi untuk meledak menjadi konflik terbuka, disebut konflik
  3. 3. Integrasi ini muncul karena adanya ketergantungan antar kelompok dalam memenuhi kebutuhan masing-masing.
  4. 4. Perlakuan tidak adil terhadap kelompok tertentu.
  5. 8. Bentuk ekstrem dari konflik sosial yang ditandai dengan penggunaan kekuatan fisik yang bertujuan untuk melukai atau membunuh orang lain, atau merusak properti.
  6. 10. Sosial Proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat sehingga menghasilkan kesatuan kehidupan sosial. Unsur-unsur yang berbeda tersebut dapat meliputi ras, etnis, agama, bahasa, nilai, dan norma.
  7. 12. Proses ini merujuk pada upaya menyesuaikan diri antar individu atau kelompok untuk meredakan ketegangan dan mencegah konflik yang lebih besar.
  8. 15. Konflik ini terjadi antara dua orang atau lebih karena perbedaan pendapat, perasaan, kepentingan, atau kepribadian.
  9. 16. Upaya penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga netral yang membantu negosiasi tanpa memiliki kekuatan untuk mengambil keputusan.
  10. 17. Individu yang terlibat dalam konflik, baik sebagai pelaku maupun korban, dapat mengalami perubahan ...........ke arah yang negatif, seperti menjadi lebih agresif, curiga, atau tertutup
  11. 18. Proses tawar-menawar antara pihak-pihak yang berkonflik untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan atau setidaknya dapat diterima oleh semua pihak.
  12. 19. Masyarakat terdiri dari beragam kelompok dengan budaya, norma, dan nilai yang berbeda, faktor penyebab konflik sosial karena perbedaan
  13. 20. Kondisi di mana satu pihak dalam konflik memiliki kekuatan yang lebih besar dan mampu mengendalikan pihak lain.
  14. 21. Bentuk penyelesaian konflik di mana pihak-pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutan untuk mencapai kesepakatan bersama.
  15. 22. Konflik dapat membantu memperjelas batasan-batasan antara kelompok dan memperkuat .............sosial yang ada atau memunculkan .........baru yang lebih sesuai.
  16. 23. integrasi yang tercipta berdasarkan kekuasaan atau paksaan yang dimiliki oleh pihak yang berwenang
  17. 24. Konflik yang terjadi antara pihak-pihak yang memiliki kedudukan yang relatif sama
  18. 25. Konflik yang terjadi antara pihak-pihak yang memiliki kedudukan atau hierarki yang berbeda
  19. 27. Konflik yang melibatkan beberapa negara karena perbedaan kepentingan.
  20. 29. Kondisi dalam konflik di mana pihak-pihak yang berkonflik memiliki kekuatan yang seimbang sehingga tidak ada pihak yang dapat memenangkan konflik atau memaksakan kehendaknya.
  21. 31. Bentuk interaksi sosial antara persaingan dan konflik, ditandai dengan ketidakpercayaan, kebencian tersembunyi, atau upaya menghalangi pihak lain tanpa konfrontasi terbuka.
  22. 33. Adanya rasa kebersamaan, persatuan, dan saling percaya antar anggota masyarakat.
  23. 36. Menganggap budaya sendiri lebih unggul dari budaya lain.