Across
- 2. Salah satu prioritas utama dalam penanganan limbah yang masih dapat digunakan yang berada di urutan ketiga setelah eliminasi dan penurunan jumlah
- 5. Kandungan bahan pencemar yang harus dihilangkan dari limbah gas, yang dapat dikendalikan menggunakan Incinerator, Flare, atau Catalytic Converter
- 6. Pengukuran batas aman paparan zat kimia di tempat kerja untuk rata-rata tertimbang waktu kerja normal 8 jam sehari dan 40 jam seminggu (singkatan)
- 9. Salah satu cara yang diusulkan pemerintah untuk mengurangi kemacetan dan emisi di Jakarta dengan membatasi kendaraan berpelat genap atau ganjil pada tanggal tertentu
- 11. Proses penanganan limbah padat di mana limbah dimasukkan ke dalam lubang, dipadatkan, dan ditutup tanah, untuk menghindari kontak dengan manusia
- 14. Metode pengolahan limbah cair tersier yang bertujuan untuk membunuh atau mengurangi mikroorganisme patogen, seperti penambahan klorin atau penyinaran UV
- 15. Dosis suatu zat yang menyebabkan kematian pada 50% populasi uji (singkatan)
Down
- 1. Jenis limbah yang dihasilkan rumah sakit yang mengalami peningkatan signifikan (+491 kg dalam satu bulan) akibat lonjakan pasien selama pandemi COVID-19
- 3. Dampak sosial ekonomi yang terjadi pada petani dan nelayan di sekitar Sungai Citarum akibat tercemarnya lahan pertanian dan berkurangnya populasi ikan
- 4. Kelompok risiko kesehatan berdasarkan FMEA pada penambangan nikel dengan nilai RPN ≥201 dan ≤ 400 yang memerlukan pengendalian teknik dan pemantauan segera
- 7. Salah satu dari tiga metode pengolahan sekunder limbah cair yang menggunakan bakteri aerob yang melekat pada media kasar
- 8. Salah satu penyebab utama polusi udara industri, berupa fase gas dari zat cair/padat pada suhu kamar, contohnya uap bensin atau benzena
- 10. Tindakan remediasi yang harus dipasangkan dengan program alih profesi untuk penduduk Pesarean agar mereka tidak kembali ke praktik peleburan timbal informal
- 12. Proses utama yang digunakan dalam penanganan limbah katalis nikel bekas yang bertujuan melarutkan nikel oksida menggunakan asam kuat seperti H2SO4 atau HNO3
- 13. Organ target yang diserang oleh toksikan seperti CCl4 yang menyebabkan kerusakan parah
