Latihan Soal Seni Teater XII

12345678910111213141516171819
Across
  1. 3. Pertunjukan boneka tradisional Jawa yang menggabungkan narasi, musik gamelan, dan simbol-simbol filosofis.
  2. 6. Bentuk teater tunggal yang efektif digunakan untuk mengungkap konflik batin mendalam seorang tokoh.
  3. 7. Bentuk teater musikal Barat yang seluruh dialognya disampaikan melalui nyanyian.
  4. 9. Jenis teater yang menuntut kemampuan ganda: akting, menyanyi, dan menari secara seimbang.
  5. 10. Proses yang membuat puisi tidak hanya didengar tetapi juga divisualisasikan di atas panggung.
  6. 12. Aspek utama yang membedakan kekuatan komunikasi teater gerak dibandingkan teater musikal.
  7. 16. Elemen vokal yang membedakan penghayatan teatrisasi puisi dari sekadar pembacaan puisi biasa.
  8. 18. Teknik penting dalam monolog yang digunakan untuk menyesuaikan peran dengan situasi panggung.
  9. 19. Teater boneka tradisional Jepang yang khas karena setiap boneka digerakkan oleh tiga orang sekaligus.
Down
  1. 1. Sosok sentral dalam wayang kulit yang berperan ganda sebagai penggerak boneka sekaligus narator.
  2. 2. Bentuk pertunjukan teater gerak yang tetap bisa dipahami meski tanpa dialog, karena kekuatan simbolik gerak tubuh.
  3. 4. Unsur yang membuat teater musikal lebih kuat dalam menyampaikan cerita dibandingkan teater gerak.
  4. 5. Pantomimis dunia yang terkenal dengan gaya minimalis tapi penuh makna.
  5. 8. Jenis wayang dari Sunda yang menonjolkan kekayaan visual melalui boneka kayu berwarna-warni.
  6. 9. Boneka Eropa yang digerakkan dengan tali, menuntut sinkronisasi gerak yang sangat detail.
  7. 11. Fungsi sosial teater yang muncul baik dalam monolog maupun teater boneka, digunakan untuk menyindir ketidakadilan.
  8. 13. Karya sastra puitis yang dijadikan basis utama dalam pertunjukan teatrisasi.
  9. 14. Monolog adaptasi karya Andrea Hirata yang menampilkan konflik sosial dan cita-cita anak muda.
  10. 15. Penyair Indonesia yang puisinya “Aku” sering digunakan dalam teatrisasi puisi untuk menekankan semangat perlawanan.
  11. 17. Media utama dalam teater yang bisa menjadi perantara aman untuk menyampaikan kritik tajam tanpa menyinggung langsung.