Across
- 3. “Berita bohong atau berita palsu, dan ujaran kebencian (hate speech) Media sosial memungkinkan penggunanya untuk mengunggah berita. Karena dibuat sendiri, berita tersebut bisa salah, palsu, atau bahkan sengaja dipalsukan. Dampak berita bohong dapat dimaksudkan untuk merusak reputasi orang atau reputasi golongan tertentu yang lebih luas.”
- 6. “Jika menemukan cerita dari sumber yang belum pernah didengar sebelumnya, kita harus melakukan pencarian dan penggalian informasi! Periksa alamat web halaman yang dibaca.”
- 9. “Media sosial memiliki platform yang dapat diisi dengan games, feedback (umpan balik), review (ulasan), dan program lain yang berhubungan dengan aktivitas.”
- 10. “Informasi yang secara fakta tidak benar. Informasi ini dapat men jadi informasi yang menyesatkan (misleading information) bagi pembacanya.”
Down
- 1. “Penelitian menunjukkan bahwa ternyata setengah dari kita terkecoh dengan gambar palsu. Namun, ada beberapa hal yang dapat digunakan sebagai petunjuk palsu, seperti bayangan aneh, tepi tidak mulus, dll”.
- 2. “Perundungan di dunia maya menggunakan media digital.”
- 4. “Yang dapat menciptakan konten, seperti teks, foto, video, animasi, avatar, dan data serta berinteraksi dengan pengguna lain dalam bentuk komentar.”
- 5. “Media sosial berbeda dengan media tradisional seperti televisi, radio, majalah, dan koran dalam beberapa hal. Perbedaannya ialah dalam hal kualitas, jangkauan, dan sifat interaktifnya. Perbedaan paling pentingnya ialah dalam hal sifat.
- 7. KAPLAN “ Selain Michael Haenlein yang mendefinisikan media sosial sebagai sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang dibangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 dan memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content adalah ”
- 8. “Menggunakan internet memiliki banyak manfaat. Namun, internet juga memiliki banyak risiko ketika menggunakannya, termasuk cyberbullying. Hal tersebut merupakan dari…”.
