Masa Kependudukan Jepang di Indonesia

1234567891011121314151617181920
Across
  1. 2. Organisasi yang diaktifkan kembali oleh Jepang untuk kepentingan perang melawan Sekutu dan memiliki semboyan "Berpegang teguhlah kamu sekalian pada tali Allah dan janganlah terpecah-belah".
  2. 3. Pahlawan nasional yang melakukan perlawanan terhadap Jepang di Cot Plieng, Aceh.
  3. 5. Budaya Jepang berupa pemberian hormat ke arah matahari terbit dengan cara membungkukkan punggung dalam-dalam sebagai tanda penghormatan kepada kaisar.
  4. 8. Lagu bangsa Jepang yang diperdengarkan kepada bangsa Indonesia.
  5. 10. Makanan alternatif yang diperkenalkan oleh ibu-ibu Fujinkai saat terjadi kelaparan.
  6. 12. Prajurit dari masyarakat yang pernah sekolah pada tingkat Menengah Pertama dalam Tentara Pembelaan Tanah Air.
  7. 14. Salah satu semboyan tiga A Jepang.
  8. 16. Organisasi Islam yang berkembang menjadi wadah untuk bertukar pikiran antara tokoh-tokoh islam dan sekaligus menjadi tempat penampungan keluh kesah rakyat.
  9. 18. Organisasi bentukan Jepang yang bertujuan untuk menghimpun tenaga kerja rakyat Indonesia.
  10. 19. Salah satu tokoh yang merupakan lulusan peta pada masa pemerintahan Jepang.
  11. 20. Tokoh Indonesia yang berinisiatif dalam pembentukan PETA.
Down
  1. 1. Organisasi yang memiliki karakteristik gabungan antara organisasi militer dan sipil.
  2. 4. Salah satu komoditas yang sangat penting untuk perang dan industri Jepang.
  3. 6. Daerah pertama yang melakukan perlawanan rakyat Indonesia terhadap Jepang.
  4. 7. Latar belakang perlawanan rakyat Indonesia terhadap kekuasaan Jepang.
  5. 9. Kelompok nasionalis pada masa penjajahan Jepang, yang mau bekerja sama dengan Jepang dan mau mendirikan organisasi Tiga A.
  6. 11. Pemimpin nasionalis Indonesia yang bekerja sama dengan Jepang untuk mempersiapkan kemerdekaan.
  7. 13. Lembaga yang berperan dalam merumuskan dasar negara dan konstitusi Indonesia.
  8. 15. Organisasi semi militer Jepang yang anggotanya mencakup seluruh Pemuda, baik yang terpelajar maupun tidak.
  9. 17. Kebijakan suatu negara untuk mengerahkan semua kekuatan ekonominya untuk menopang keperluan perang.