NADHIFA IZZATUR & KHOIRUN NISA XII.F-DESA DAN KOTA

1234567891011121314151617181920
Across
  1. 2. Fenomena sosial di desa akibat urbanisasi.
  2. 4. Sistem pengelolaan lahan di desa yang mendukung kegiatan pertanian.
  3. 8. Proses yang mempengaruhi pemanfaatan lahan antara desa dan kota.
  4. 9. Istilah tata ruang yang mengatur pembagian zona di kota.
  5. 11. Istilah untuk pola permukiman di mana pemukiman terpusat di satu area.
  6. 12. Kawasan perkotaan yang berfungsi sebagai pusat industri dan perdagangan.
  7. 14. Teori inti berganda pertama kali dikembangkan oleh.
  8. 16. Komponen esensial dalam mendukung kegiatan pertanian dan perkebunan.
  9. 18. Istilah singkatan kawasan di kota yang memiliki kepadatan penduduk tinggi dan aktivitas bisnis utama.
  10. 19. Kota yang aktivitas ekonominya masih menunjukkan corak wilayah agraris.
  11. 20. Dalam teori sektoral tempat tinggal kaum murba atau kaum buruh.
Down
  1. 1. Jenis kota dengan penduduk lebih dari 1 juta.
  2. 3. Kota yang perkembangannya mengarah pada kota mati.
  3. 5. Zone of high status yaitu zona tempat tinggal.
  4. 6. Fenomena perubahan penggunaan lahan dari desa ke kota.
  5. 7. Pola permukiman di mana rumah-rumah terletak di sepanjang jalan atau sungai.
  6. 10. Area di luar kota yang umumnya terdiri dari area terbuka dan pemukiman yang lebih jarang.
  7. 13. Jenis kota yang memiliki penduduk lebih dari 5.000 hingga 50.000.
  8. 15. Istilah untuk desa yang telah menjadi bagian dari kota besar.
  9. 17. Efek ganda yang merupakan hasil dari interaksi ekonomi yang memberikan pengaruh secara luas bagi kehidupan masyarakat.