Pancasila XI

12345678910
Across
  1. 7. Aliran pemikiran politik yang sangat mengutamakan pemeliharaan tradisi, stabilitas institusi sosial yang mapan, dan menolak perubahan radikal yang cepat (diterapkan di Arab Saudi).
  2. 8. Karakteristik Pancasila sebagai ideologi terbuka yang memungkinkannya tetap relevan, adaptif, dan fungsional dalam menghadapi dinamika perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri fundamentalnya.
  3. 9. Dimensi yang menuntut Pancasila tidak sekadar menjadi utopia abstrak, melainkan wajib mencerminkan dan bersumber dari kenyataan konkret yang hidup dan berkembang dalam masyarakat.
  4. 10. Bentuk ideologi pemerintahan yang mendasarkan seluruh otoritas kekuasaan, hukum, dan kebijakannya secara mutlak pada dogma agama tertentu (contohnya di Iran dan Vatikan).
Down
  1. 1. Klasifikasi tingkat nilai Pancasila yang berwujud dalam tindakan riil sehari-hari, yang mencerminkan komitmen langsung warga negara dalam kehidupan bermasyarakat.
  2. 2. Dimensi dalam Pancasila yang merepresentasikan nilai-nilai dasar yang tersusun secara sistematis, rasional, dan menyeluruh, sehingga mampu memotivasi dan memberikan harapan bagi masa depan bangsa.
  3. 3. Ajaran politik-ekonomi yang mencita-citakan terbentuknya masyarakat tanpa kelas sosial, di mana hak milik pribadi dihapuskan dan semua alat produksi dikuasai bersama secara komunal (seperti di Korea Utara).
  4. 4. Ideologi yang menempatkan kebebasan individu, prinsip demokrasi, dan kedaulatan pasar bebas di atas intervensi negara, seperti yang diterapkan di Amerika Serikat dan Kanada.
  5. 5. Ideologi yang mengedepankan sistem pemerataan ekonomi dan penyediaan jaring pengaman sosial yang kuat melalui peran aktif negara, seperti yang diterapkan di negara-negara Nordik (Swedia dan Norwegia).
  6. 6. Ideologi otoriter dan ultranasionalis yang pernah berjaya di Italia di bawah pimpinan Mussolini, yang menempatkan kekuasaan negara secara mutlak di atas segala-galanya dan menolak kebebasan individu.