penanggalan jawa

123456789101112131415161718192021222324252627
Across
  1. 4. Pranatamangsa ketiga yang ditandai dengan melimpahnya air dan rebung bambu mulai tumbuh.
  2. 7. Nama hari Selasa dalam bahasa Sanskerta.
  3. 8. Nama hari Jumat dalam bahasa Sanskerta.
  4. 9. Pranatamangsa keempat yang menjadi tanda awal musim hujan dan burung-burung membuat sarang.
  5. 10. Nama hari Senin dalam bahasa Sanskerta.
  6. 11. Nama pasaran Jawa yang dalam bahasa Sanskerta disebut sebagai Cemengan atau Cemara.
  7. 12. Pranatamangsa ketujuh yang berada di puncak musim hujan, ditandai banyaknya penyakit dan badai.
  8. 16. Nama hari Rabu dalam bahasa Sanskerta.
  9. 18. Pasaran Jawa yang memiliki angka neptu paling besar, yaitu 8.
  10. 20. Pranatamangsa kelima yang ditandai dengan pohon kunyit dan kencur mulai bertunas.
  11. 23. Nama hari Minggu dalam bahasa Sanskerta.
  12. 25. Nama hari Kamis dalam bahasa Sanskerta.
  13. 26. Hari masehi yang memiliki angka neptu 4 dalam hitungan Jawa.
  14. 27. Nama pasaran Jawa yang memiliki arti manis atau dalam bahasa Sanskerta disebut Manis.
Down
  1. 1. Hari masehi yang memiliki angka neptu 5 dalam hitungan Jawa.
  2. 2. Hari masehi yang memiliki angka neptu 6 dalam hitungan Jawa.
  3. 3. Hari masehi yang memiliki angka neptu 7 dalam hitungan Jawa.
  4. 4. Pranatamangsa kesembilan yang ditandai dengan hewan-hewan berbisa keluar dari sarangnya.
  5. 5. Nama hari Sabtu dalam bahasa Sanskerta.
  6. 6. Hari masehi yang memiliki angka neptu paling besar, yaitu 9.
  7. 10. Hari masehi yang memiliki angka neptu 3 dalam hitungan Jawa.
  8. 12. Pranatamangsa kedelapan saat kucing mulai kawin dan padi mulai menguning di sawah.
  9. 13. Nama pasaran Jawa yang memiliki angka neptu berjumlah 7.
  10. 14. Nama pasaran Jawa yang memiliki nilai angka neptu 8.
  11. 15. Hari masehi yang memiliki angka neptu 8 dalam hitungan Jawa.
  12. 17. Nama pasaran Jawa yang dalam bahasa Sanskerta disebut Pethakan atau berunsur warna merah/putih.
  13. 19. Pasaran Jawa yang memiliki angka neptu paling kecil, yaitu 5.
  14. 21. Pranatamangsa kedua yang ditandai dengan pohon mangga dan randu mulai berbunga.
  15. 22. Pranatamangsa pertama yang memiliki ciri candra "Sotya murca ing embanan" (dedaunan mulai rontok).
  16. 24. Pranatamangsa keenam saat buah-buahan seperti rambutan dan mangga mulai matang.