Across
- 2. Lisan : Penyampaian cerita atau sejarah secara turun-temurun melalui tuturan, bukan tulisan.
- 5. : Sejarawan Yunani kuno, disebut “Bapak Sejarah”, menulis tentang peristiwa masa lalu secara sistematis untuk memahami sebab-akibatnya.
- 7. Sumber : Proses menilai keaslian dan keandalan sumber sejarah sebelum digunakan dalam penelitian.
- 8. Salatin : Karya sastra Melayu klasik yang memuat kisah raja-raja Melayu dan asal-usul kerajaan mereka.
- 9. : Istilah dalam bahasa Arab yang berarti kronologi atau catatan peristiwa masa lalu.
- 11. : Kajian sistematis tentang masa lalu manusia berdasarkan bukti untuk memahami perkembangan masyarakat dan peradaban.
- 13. : Urutan waktu terjadinya peristiwa sejarah dari awal hingga akhir.
- 17. : Kata dalam bahasa Arab yang berarti “pohon”, asal kata “sejarah”, melambangkan silsilah atau asal-usul.
- 18. von Ranke : Sejarawan Jerman; menganggap sejarah sebagai upaya memahami masa lalu “sebagaimana sesungguhnya terjadi” (wie es eigentlich gewesen).
- 19. : Sejarawan Inggris; berpendapat bahwa sejarah adalah rekonstruksi pikiran manusia masa lalu melalui peninggalannya.
Down
- 1. : Kata Yunani yang berarti “penyelidikan” atau “pengetahuan yang diperoleh melalui penyelidikan”, asal kata history.
- 3. : Kata kerja dalam bahasa Arab yang berarti “menentukan tanggal” atau “mencatat peristiwa menurut waktu”.
- 4. : Cerita masa lampau atau riwayat hidup seseorang dalam tradisi Melayu lama.
- 6. : Istilah bahasa Inggris untuk sejarah, berasal dari bahasa Yunani “historia”.
- 8. Kartodirdjo : Sejarawan Indonesia; mendefinisikan sejarah sebagai ilmu yang meneliti perkembangan masyarakat masa lampau secara multidimensional.
- 10. : Sejarawan dan pemikir Indonesia; memandang sejarah sebagai rekonstruksi masa lalu berbasis data ilmiah, dengan teori dan metodologi analitis.
- 12. Yamin : Tokoh sejarah Indonesia; memandang sejarah sebagai ilmu berdasarkan bukti dan penyelidikan ilmiah.
- 14. Khaldun : Sejarawan Muslim (1332–1406), mendefinisikan sejarah sebagai catatan tentang umat manusia dan perubahan masyarakat; menekankan aspek sosial-ekonomi.
- 15. : Hasil perkembangan kebudayaan manusia yang tinggi dalam bidang sosial, politik, ekonomi, dan budaya.
- 16. Primer : Sumber sejarah langsung dari masa peristiwa, seperti dokumen, artefak, atau kesaksian pelaku.
