Sistem dan Struktur politik dan ekonomi pada masa demokrasi liberal

1234567891011121314151617181920
Across
  1. 4. pada masa demokrasi liberal, pemerintah RI menganut sistem parlementer
  2. 6. Prawinegara orang Indonesia yang pertama kali diangkat menjadi presiden De Javasche Bank
  3. 7. parlementer periode antara tahun 1950-1959 dalam sejarah Indonesia
  4. 9. Sastroamijoyo dua pembatalan segala keputusan KMB terjadi pada masa kerja kabinet
  5. 10. struktur ekonomi kolonial menjadi nasional dan menciptakan kelas pengusaha pribumi pembangunan ekonomi baru berdasarkan gagasan Gerakan Benteng dilakukan dengan cara
  6. 12. Burhanuddin Harahap pemilu pertama tahun 1955 dilaksanakan pada masa pemerintahan
  7. 15. merobohkan perekonomian bangsa Indonesia tujuan Belanda melakukan blokade ekonomi pada Indonesia
  8. 16. partai sistem kepartaian yang dianut pada masa Demokrasi Liberal
  9. 19. menteri Dalam sistem Demokrasi Liberal pemegang kekuasaaan pemerintahan
  10. 20. Indonesia setelah dinasionalisasi, De Javasche Bank berubah menjadi
Down
  1. 1. PNI, NU, dan PKI pemilihan umum tahun 1955 dimenangkan oleh empat partai besar
  2. 2. dan mempertahankan Irian Barat masalah yang selalu menjadi program setiap kabinet pada masa Demokrasi Liberal
  3. 3. tanjung moara peristiwa yang menjadi sebab jatuhnya kabinet wilopo
  4. 5. persetujuan bantuan ekonomi dan persenjataan dari Amerika Serikat kepada Indonesia atas dasar Mutual Security Act (MSA) Penyebab jatuhnya Kabinet Sukiman adalah karena akibat peristiwa
  5. 8. pembentukan partai-partai politik berdasarkan maklumat pemerintah tanggal 3 November 1945 dinyatakan bahwa pemerintah akan
  6. 11. sastroamijoyo satu KAA dilangsungkan saat kabinet
  7. 13. Joyohadikusumo menteri perdagangan yang berpendapat bahwa di kalangan bangsa Indonesia harus segera tumbuh kelas pengusaha
  8. 14. nasional salah satu upaya pemerintah RI mengisi kas negara di awal kemerdekaan
  9. 17. meningkatkan ekspor tujuan utama dilakukannya kebijakan ekonomi “Gunting Syafrudin”
  10. 18. kepentingan partainya daripada kepentingan bangsa partai-partai politik pada masa demokrasi liberal lebih cenderung untuk