sistem imun

1234567891011121314151617181920212223242526272829303132333435363738394041424344454647
Across
  1. 2. Kekebalan yang diperoleh dari antibodi ibu (misalnya lewat ASI).
  2. 6. Protein yang mengenali dan menetralisir antigen.
  3. 8. Cairan yang melindungi mata dari mikroba.
  4. 10. Proses pengenalan antigen oleh sel B sehingga menghasilkan plasma.
  5. 11. Antibodi yang bisa melewati plasenta dari ibu ke janin.
  6. 13. Pertahanan tubuh yang sudah dimiliki sejak lahir.
  7. 14. Antibodi yang dominan di mukosa (misalnya saluran pernapasan).
  8. 15. Kekebalan yang dihasilkan dengan menyuntikkan antigen yang dilemahkan.
  9. 17. Sel yang mempresentasikan antigen ke sel T.
  10. 19. Jenis kekebalan yang melibatkan sel T sitotoksik.
  11. 20. Proses pembentukan antibodi dalam jumlah besar saat terjadi infeksi.
  12. 21. Contoh patogen berupa virus penyebab demam berdarah.
  13. 25. Contoh patogen berupa virus penyebab COVID‑19.
  14. 27. Molekul yang membantu lisis membran bakteri.
  15. 28. Sel yang membantu mengaktifkan sel B dan sel T sitotoksik.
  16. 31. Istilah untuk kekebalan yang tidak efektif karena faktor genetik atau penyakit.
  17. 34. Organ limfoid yang berfungsi menyaring darah dan menghancurkan sel tua.
  18. 35. Kekebalan yang diperoleh setelah sembuh dari suatu penyakit.
  19. 37. Contoh patogen berupa jamur penyebab kurap.
  20. 41. Istilah untuk penyakit yang timbul karena melemahnya sistem imun.
  21. 42. Proses pembentukan sel memori setelah paparan pertama antigen.
  22. 43. Kekebalan yang dihasilkan dengan menyuntikkan antigen yang sudah dimatikan.
  23. 44. Contoh patogen berupa cacing pita.
  24. 45. Sel yang menghasilkan antibodi.
  25. 46. Jenis kekebalan yang melibatkan antibodi dalam darah.
  26. 47. Zat kimia yang menarik leukosit ke tempat infeksi.
Down
  1. 1. Sel darah putih yang berperan dalam imun spesifik.
  2. 3. Proses kematian sel terprogram yang mengatur populasi sel imun.
  3. 4. Kekebalan yang diperoleh dengan menyuntikkan antibodi jadi.
  4. 5. Respon sistem imun yang berlebihan terhadap alergen.
  5. 7. Contoh patogen berupa virus penyebab rabies.
  6. 9. Gangguan imun akibat virus HIV merusak sel T sitotoksik.
  7. 10. Molekul yang dikenali oleh sistem imun sebagai benda asing.
  8. 12. Contoh patogen berupa bakteri penyebab tuberkulosis.
  9. 16. Sitokin yang berperan dalam radang dan demam.
  10. 18. Antibodi yang terkait dengan reaksi alergi dan gigitan serangga.
  11. 22. Penyakit akibat sistem imun menyerang jaringan sendiri.
  12. 23. Antibodi yang banyak diproduksi saat infeksi awal.
  13. 24. Proses pengenalan antigen oleh sel T melalui MHC.
  14. 26. Kelenjar limfoid sekunder di leher yang menyaring bakteri.
  15. 29. Jenis sel darah putih pertama yang datang ke lokasi infeksi.
  16. 30. Sel yang langsung membunuh sel yang terinfeksi virus.
  17. 32. Sel yang memakan dan mencerna bakteri.
  18. 33. Proses penghancuran patogen oleh makrofag.
  19. 35. Kekebalan yang diperoleh tubuh setelah sembuh dari cacar.
  20. 36. Organ primer tempat pematangan sel T.
  21. 38. Jaringan pertahanan utama yang paling luar pada tubuh.
  22. 39. Organ primer tempat matangnya sel B.
  23. 40. Kekebalan yang diperoleh karena vaksinasi.
  24. 41. Antibodi yang paling banyak ditemukan di darah.