Across
- 3. Kesulitan bernapas pada saat tidur karena kegagalan pelepasan impuls saraf yang menjalankan pernapasan.
- 4. Volume udara sisa dalam paru-paru setelah melakukan ekspirasi kuat.
- 6. Saluran udara yang terletak dari bagian depan faring hingga bagian bawah trakea.
- 8. Sindrom batuk pilek.
- 9. Otot di antara tulang rusuk, mengangkat tulang rusuk untuk membantu diafragma mengalirkan udara yang cukup ke paru-paru.
- 10. Tekanan udara di dalam batang bronkhial dan alveoli.
- 12. Jumlah udara sisa dalam sistem respirasi setelah ekspirasi normal, atau sama dengan volume residu ditambah volume cadangan ekspirasi.
- 13. Cairan kimia yang sangat mudah menguap, tidak berwarna, dan mudah terbakar bila terkena api.
- 14. Sebutanuntuk tonjolan pada laring.
- 16. Kantong-kantong kecil pusat pertukaran udara di dalam sistem pernapasan manusia.
- 19. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae, dengan gejala sakit tenggorokan.
- 22. Zat kimia yang bersifat toksik, karena dapat memicu kanker paru-paru dan dapat ditemukan di produk rokok.
- 23. Kelompok penyakit yang meliputi asma, bronkitis, emfisema, dan penyakit industrial.
- 25. Katup tulang rawan, yang membantu laring menutup sewaktu menelan.
- 27. logam berat dengan massa jenis yang lebih tinggi daripada banyak bahan yang ditemui sehari-hari, dapat ditemukan pada rokok.
- 28. Jumlah udara maksimal yang dapat dikeluarkan dengan kuat setelah inspirasi maksimum, atau sama dengan penambahan volume tidal, volume cadangan inspirasi, dan volume cadangan ekspirasi.
- 30. Keadaan ketika bayi gagal bernapas secara spontan dan teratur setelah beberapa saat kelahiran.
- 31. Peradangan paru-paru yang dapat mengakibatkan alveolus terisi cairan yang berlebihan.
- 32. Substansi hidrokarboon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru.
- 33. Nama virus penyebab influenza.
- 35. Suatu penyakit pernapasan menular dan kadang-kadang fatal yang disebabkan oleh coronavirus.
- 37. Nama rambut-rambut halus yang terdapat pada kulit bagian dalam rongga hidung.
- 41. Gas beracun yang dapat mengakibatkan berkurangnya kemampuan darah mengikat oksigen.
- 45. Volume udara ekstra yang dapat dikeluarkan dengan kuat pada akhir ekspirasi tidal.
- 47. Tekanan yang terjadi dalam alveoli paru-paru.
- 49. Volume udara yang masuk atau keluar dari paru-paru selama pernapasan normal.
- 51. Volume udara ekstra yang masuk ke paru-paru dengan inspirasi maksimum di atas inspirasi tidal.
- 52. Hemoglobin yang berikatan dengan oksigen.
- 53. Proses aktif yang memerlukan kontraksi otot.
- 54. Peradangan pada faring dan tenggorokan yang menyebabkan rasa sakit ketika menelan makanan.
Down
- 1. Nama virus penyebab parainfluenza.
- 2. Kondisi kekurangan oksigen pada pernapasan yang dapat menyebabkan kematian sebagai akibat dari kegagalan fungsi paru-paru.
- 5. Sifat zat nikotin yang menyebabkan pemakainya kecanduan.
- 7. Penyakit infeksi oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang penularannya melalui udara.
- 11. Saluran lanjutan dari laring, memiliki panjang 9-11cm, dan dibentuk oleh 16-20 cincin tulang rawan berbentuk huruf C.
- 15. Keadaan ketika bayi gagal bernapas secara spontan dan teratur setelah beberapa saat kelahiran.
- 17. Alat untuk mengukur Volume dan kapasitas paru-paru.
- 18. Nama cabang-cabang bronkus.
- 20. Peningkatan kadar karbon dioksida dalam cairan tubuh melebihi batas normal sehingga meningkatkan respirasi, konsentrasi ion hidrogen, dan asidosis.
- 21. Proses pemberian oksigen 100% kepada pasien di dalam ruangan hiperbarik yang bertekanan lebih tinggi dari udara atmosfer normal.
- 24. Alat yang digunakan untuk melakukan pernapasan buatan.
- 26. Nama virus penyebab flu burung.
- 29. Saluran udara yang pertama dan memiliki dua lubang yang dipisahkan oleh sekat hidung.
- 34. Jenis pita suara yang memiliki dua buah otot dan menghasilkan suara.
- 36. Penurunan konsentrasi oksigen dalam darah arteri hingga di bawah batas normal.
- 38. Cabang kanan dan kiri dari trakea, serta memiliki struktur yang sama dengan trakea.
- 39. Sifat zat nikotin yang dapat menyebabkan kanker paru-paru.
- 40. Infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza.
- 42. proses menghirup oksigen (O2) dan melepaskan karbon dioksida (CO2).
- 43. Nama sel reseptor utama sebagai indera penciuman.
- 44. Organ pernapasan utama berbentuk kerucut, terdiri atas jaringan elastik yang berpori-pori seperti spons dan berisi udara, serta terletak di rongga toraks sebelah kanan dan kiri yang dipisahkan oleh jantung, di atas diafragma.
- 46. Pembuatan lubang pada dinding anterior trakea untuk mempertahankan jalan napas agar udara dapat masuk ke paru-paru melewati jalan napas bagian atas.
- 48. Perasaan sulit bernapas, ditandai dengan napas yang pendek karena suplai oksigen ke dalam jaringan tubuh lebih sedikit daripada yang dibutuhkan.
- 50. Proses pasif yang tidak memerlukan kontraksi otot.
