Across
- 3. MIST → Jenis parfum dengan kadar essence oil paling rendah (1–3%).
- 5. → Tahapan pendinginan dalam pembuatan parfum agar stabil pada suhu dingin.
- 8. NOTE → Aroma pertama yang tercium, segar, cepat menguap (misalnya jeruk, lemon, mint).
- 10. SINTETIS → Senyawa pewangi buatan seperti vanillin, benzyl acetate, linalool.
- 12. EXTRACT → Jenis parfum dengan kadar essence oil tertinggi (20–30%).
- 13. → Proses mencampur minyak atsiri dengan etanol agar tercampur sempurna.
- 14. → Salah satu contoh bahan aromatik sintetis.
- 15. → Proses penyimpanan parfum selama beberapa minggu agar aroma stabil.
- 16. → Syarat mutu parfum: harus ... dan tidak keruh.
- 17. → Tahapan pembuatan parfum dengan cara menyaring endapan.
- 19. NOTE → Aroma dasar parfum yang paling lama bertahan (misalnya musk, vanila, kayu cendana).
- 20. → Cairan pewangi yang digunakan untuk memberikan aroma wangi pada tubuh atau benda.
Down
- 1. → Zat pelarut utama dalam pembuatan parfum.
- 2. MUTU → Persyaratan parfum agar jernih, tidak keruh, wangi sesuai formula, dan tidak menyebabkan iritasi.
- 4. → Bahan yang berfungsi menahan penguapan aroma agar tahan lama.
- 6. → Salah satu bahan fixative alami selain musk dan balsam.
- 7. ATSIRI → Campuran utama yang memberikan aroma pada parfum.
- 9. → Tahapan awal pembuatan parfum dengan metode maceration.
- 11. → Bahan tambahan dalam parfum untuk menambah warna atau efek khusus.
- 18. → Contoh bahan fixative alami yang sering digunakan.
