TEKA TEKI SILANG EKONOMI

123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142
Across
  1. 7. Kegiatan menambah nilai guna atau menciptakan barang baru untuk memenuhi kebutuhan.
  2. 8. Segala sumber daya dari alam yang digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa.
  3. 11. Hubungan fisik antara jumlah input dan output dalam proses produksi.
  4. 14. Pengeluaran nyata perusahaan yang melibatkan arus kas keluar secara langsung untuk membayar faktor produksi.
  5. 15. Jangka waktu produksi di mana seluruh faktor produksi (baik input variabel maupun tetap) dapat diubah jumlahnya.
  6. 20. Pengorbanan atau pengeluaran ekonomis yang diukur dengan satuan uang untuk memproses barang.
  7. 22. Tingkat substitusi teknis antar dua faktor produksi yang menunjukkan besarnya pengurangan satu input untuk menambah input lain tanpa mengubah output.
  8. 23. Kondisi penghematan biaya per unit yang diperoleh perusahaan ketika skala produksinya diperbesar.
  9. 25. Segala bentuk masukan atau sumber daya yang dikorbankan dalam proses produksi.
  10. 26. Tenaga kerja yang memiliki keahlian khusus melalui pendidikan formal.
  11. 28. Biaya yang besarnya berubah-ubah mengikuti volume atau jumlah barang yang diproduksi.
  12. 30. Penambahan nilai guna suatu barang akibat perubahan bentuk fisik barang tersebut dari bahan mentah menjadi barang jadi.
  13. 34. Jumlah rata-rata hasil produksi yang dihasilkan oleh setiap unit faktor produksi variabel (Total Produk dibagi jumlah tenaga kerja).
  14. 37. Garis yang menghubungkan titik-titik keseimbangan produsen pada berbagai tingkat output.
  15. 39. Kondisi di mana peningkatan skala produksi justru menyebabkan biaya rata-rata per unit meningkat.
  16. 41. Istilah untuk penambahan nilai ekonomi suatu barang karena dipindahkan tempatnya.
  17. 42. Tambahan output yang dihasilkan akibat penambahan satu unit input variabel.
Down
  1. 1. Salah satu bentuk fungsi produksi populer dalam ekonomi yang menggambarkan hubungan antara input tenaga kerja dan modal terhadap output.
  2. 2. Garis yang menggambarkan kombinasi dua input variabel yang dapat dibeli perusahaan dengan sejumlah anggaran tertentu.
  3. 3. Hukum ekonomi yang menyatakan terjadinya penurunan produktivitas jika input terus ditambah (The Law of Diminishing...).
  4. 4. Kemampuan maksimum suatu perusahaan dalam menghasilkan barang atau jasa dalam periode tertentu.
  5. 5. Pembagian kegiatan produksi berdasarkan keahlian atau kemampuan tertentu untuk meningkatkan efisiensi kerja.
  6. 6. IMPLISIT Estimasi biaya yang tidak melibatkan pengeluaran uang secara langsung, melainkan memperhitungkan penggunaan sumber daya milik sendiri.
  7. 9. Benda yang digunakan dalam proses produksi yang habis pakai dalam sekali proses, seperti bahan baku.
  8. 10. Nilai atau kesempatan terbaik yang harus dikorbankan karena memilih alternatif produksi lainnya.
  9. 12. Tambahan biaya total yang dikeluarkan untuk menambah produksi satu unit barang.
  10. 13. Target atau jumlah maksimum barang yang harus dicapai dalam suatu periode produksi.
  11. 16. Laba yang diperoleh produsen ketika total penerimaan sama persis dengan total biaya.
  12. 17. Kepuasan atau manfaat yang diperoleh konsumen dari mengonsumsi barang hasil produksi.
  13. 18. Proses produksi yang dilakukan secara terus-menerus dalam skala sangat besar.
  14. 19. Tambahan jumlah output yang dihasilkan akibat penambahan satu unit input variabel.
  15. 21. Berdasarkan sifat kinerjanya, kelompok tenaga kerja yang lebih banyak mengandalkan kekuatan fisik dibanding otak, seperti kuli bangsal atau buruh angkut.
  16. 24. Skala produksi di mana peningkatan input menghasilkan peningkatan output dengan proporsi yang persis sama.
  17. 27. Garis yang menunjukkan gabungan dua input variabel yang menghasilkan jumlah output yang sama dalam teori produksi.
  18. 29. Hasil akhir berupa barang atau jasa yang diperoleh dari proses produksi.
  19. 31. Istilah ekonomi untuk tingkat produksi paling efisien di mana biaya rata-rata per unit berada pada titik terendah.
  20. 32. Produsen yang memiliki hak tunggal untuk memproduksi suatu barang tanpa pesaing.
  21. 33. Orang atau badan usaha yang melakukan kegiatan menghasilkan barang maupun jasa.
  22. 35. Keahlian mengombinasikan faktor produksi untuk mengelola usaha secara efisien.
  23. 36. Biaya yang jumlahnya tidak berubah meskipun jumlah produksi mengalami kenaikan.
  24. 38. Pihak yang menghabiskan atau menggunakan nilai guna barang hasil produksi.
  25. 40. Faktor produksi buatan manusia seperti uang, mesin, dan gedung pabrik.