Across
- 4. Larutan dengan pH terkontrol untuk injeksi.
- 7. Pembagian area berdasarkan tingkat sterilitas di ruang bersih.
- 9. Obat injeksi yang memerlukan sterilitas tinggi.
- 10. Alat injeksi steril berbentuk tabung dengan plunger.
- 14. Wadah untuk menyimpan bahan dalam kondisi beku.
- 15. Proses produksi di lingkungan steril untuk mencegah kontaminasi.
- 19. Filter udara yang dapat menyaring partikel hingga 0,3 mikron.
- 21. Pengujian untuk memastikan filter steril tidak rusak.
- 23. Sistem sediaan steril dengan fase minyak dan air.
- 24. Alat sterilisasi dengan uap bertekanan tinggi.
- 28. Parameter untuk mengukur kekentalan sediaan steril.
- 31. Alat kerja tertutup yang menjaga sterilisasi.
- 32. Kemasan steril sekali pakai untuk sediaan injeksi.
- 33. Teknik pengeringan beku untuk sediaan steril.
- 36. Uji aseptik menggunakan media pertumbuhan mikroba.
- 38. Zat tambahan dalam formula sediaan steril.
- 42. Keberadaan mikroorganisme yang tidak diinginkan.
- 44. Aliran udara steril yang digunakan di ruang bersih.
- 45. Proses pembuktian bahwa metode sterilisasi efektif.
- 46. Komponen endotoksin yang harus dihilangkan dalam sediaan steril.
- 48. Singkatan dari Water for Injection.
- 49. Proses melarutkan sediaan kering sebelum digunakan.
Down
- 1. Zat penyebab demam yang harus dieliminasi.
- 2. Proses pembersihan alat sebelum sterilisasi.
- 3. Gas inert untuk menggantikan udara di vial injeksi.
- 5. Bahan tambahan untuk meningkatkan kestabilan emulsi.
- 6. Sistem emulsi dengan droplet berukuran nano.
- 8. Proses eliminasi mikroorganisme dari alat atau bahan.
- 11. Proses pengosongan udara dalam vial sebelum penyegelan.
- 12. Hasil penyaringan larutan steril.
- 13. Parameter untuk memastikan tidak ada mikroba dalam produk.
- 16. Bahan tambahan untuk mencegah kontaminasi mikroba.
- 17. Zat pelindung sediaan selama proses liofilisasi.
- 18. Metode sterilisasi menggunakan membran untuk menyaring partikel mikroba.
- 20. Kondisi bebas mikroorganisme dan partikulat.
- 22. Zat aktif dalam formula steril.
- 25. Proses pengemasan berlapis untuk melindungi sediaan steril.
- 26. Parameter kritis untuk memastikan kualitas sediaan.
- 27. Tahap awal dalam proses sterilisasi.
- 29. Alat penutup yang menciptakan lingkungan steril untuk produksi.
- 30. Proses menghilangkan pirogen dari bahan farmasi.
- 34. Parameter untuk mengukur daya simpan sediaan steril.
- 35. Wadah kaca kecil untuk larutan injeksi steril.
- 37. Proses pencampuran larutan steril secara homogen.
- 39. Metode sterilisasi untuk larutan sensitif panas.
- 40. Rute pemberian obat langsung ke tubuh.
- 41. Uji limulus untuk mendeteksi endotoksin.
- 43. Kelas kebersihan tertinggi untuk ruang kerja steril.
- 47. Penutup vial yang tahan terhadap sterilisasi.
- 50. Panjang gelombang ultraviolet yang digunakan untuk sterilisasi.
